Daftar Ringkas Kesalahan Logika Informal

Saya sering prihatin melihat begitu banyak kesalahan berlogika yang terjadi dalam diskusi, entah diskusi di dunia maya maupun diskusi face to face. Karena itu saya terdorong untuk menterjemahkan tulisan ini. Saya sudah mendapat ijin menterjemahkan dan menaruh tulisan ini di blog saya. Semoga bermanfaat!

 


Daftar Ringkas Kesalahan Berlogika

1. Menghindari Pertanyaan

1. Red Herring: Dimana orang berbicara tentang sesuatu yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan hal yang sementara dibicarakan. Mungkin dia berpikir (atau dia ingin kita berpikir) bahwa dengan melakukan itu akan membuktikan kebenaran pandangannya walaupun sebenarnya tidak demikian.

  • Beruang Grizzly tidak mungkin berbahaya – mereka kelihatan manis.
  • Pada saat calon presiden ditanyakan apakah dia akan memilih calon wakil yang menolak aborsi, dia menjawab: “Terlalu tendensius bagi seorang yang belum mendapat kepercayaan dari partainya untuk maju sebagai calon presiden, untuk memilih wakil presiden. Namun, kriteria utama yang saya akan gunakan dalam memilih wakil adalah bahwa dia mampu menjadi presiden.”

2. Ad Hominem/Menyerang Pribadi: Dimana seseorang menyerang karakter lawan atau motifnya mempercayai sesuatu, bukan membuktikan kesalahan argumen lawannya.

  • Jenny: “Pamanku mengatakan bahwa semua pembunuh harus dihukum mati karena dengan begitu tidak ada lagi orang yang mau membunuh.” Sylvia: “Bukankah pamanmu dulu masuk penjara? Saya pikir kita tidak pantas mempercayai pandangan orang yang dulunya penjahat.”
  • Saya tahu bahwa setiap orang memandang teori relativitas Einstein benar, namun saya tidak dapat menerimanya karena Einstein percaya evolusi.

3. Genetic Fallacy/Kesalahan Genetis: Dimana orang mempersalahkan sebuah argumen karena asal mulanya (dimana, bagaimana, dan siapa yang memulainya).

  • Jenny: “Saya pikir aborsi adalah pembunuhan terhadap anak-anak yang tidak bersalah.” Clyde: “Satu-satunya alasan mengapa kamu tidak setuju dengan aborsi adalah karena waktu kecil kamu pernah mengalami kekerasan dan anda tidak pernah pulih dari hal itu.”
  • Bert: “Tuan Gritchus, kenapa anda selalu memakai selempang bukan ikat pinggang?” Tuan Gritchus: “Karena ikat pinggang dikembangkan oleh militer berabad-abad lampau dan digunakan oleh para tentara. Karena militer jahat dan ikat pinggang berasal dari militer, maka saya tidak dapat mengenakan ikat pinggang.”

4. Tu Quoque (Anda Juga): Dimana orang menganggap sudut pandang anda terhadap satu isu salah hanya karena anda tidak konsisten dengan apa yang anda katakan.

  • Fred: “Kalau saya menjadi anda, saya tidak akan merokok. Merokok adalah kebiasaan buruk dan akan mengakibatkan berbagai masalah.” Jake: “Jangan katakan pada saya untuk tidak merokok. Anda juga merokok koq.”
  • “Saya tidak melihat salahnya kebut-kebutan– wong semua orang juga begitu kok!”

5. Merujuk pada otoritas yang tidak tepat: Dimana seseorang merujuk kepada otoritas seseorang yang tidak memiliki keahlian spesial dalam bidang yang sementara didiskusikan.

  • Montir mobil saya mengatakan bahwa cara terbaik untuk memperbaiki komputer adalah menendangnya dengan tendangan yang tepat dan jitu.
  • Bert: “Saya hanya belajar di rumah sepanjang hidup saya dan saya pikir hal itu sangat membantu.” Clyde: “Orang yang memiliki IQ tertinggi di dunia mengatakan dia memandang belajar di rumah tidak baik untuk masyarakat. Dia berkata bahwa dengan belajar di rumah anak-anak tidak terlalu bersosialisasi sehingga mereka akan menjadi orang yang canggung secara sosial. Apakah anda masih berpikir bahwa belajar di rumah merupakan gagasan yang benar?”

6. Merujuk pada orang banyak: Dimana orang mengklaim bahwa sudut pandangnya tepat hanya karena ada banyak orang yang setuju dengan dia.

  • Kandidat Politik: “Lawan saya berkata bahwa aborsi adalah pembunuhan– walaupun sebenarnya berdasarkan pengumpulan pendapat terakhir 76% orang Amerika percaya bahwa aborsi bukan pembunuhan terhadap anak yang tidak bersalah.”
  • Tampaknya lebih banyak orang yang berlibur ke Florida daripada ke tempat lainnya. Pasti Florida tempat yang paling baik untuk berwisata.

2. Berasumsi

1. Penalaran Melingkar: Dimana seseorang membuktikan kebenaran kesimpulannya dengan mengulangnya kembali. Dia berkata “P benar karena Q benar, dan Q benar karena P benar.”

  • Jimmy: Yah, mengapa saya perlu belajar logika? Ayah: Karena akan membantu mengembangkan pemikiranmu. Jimmy: Mengapa belajar logika mengembangkan pemikiran? Ayah: Karena akan membantumu berpikir lebih baik.

2. Ekuivokasi: Dimana arti dari sebuah kata dirubah di tengah-tengah argumen.

  • Bali adalah surganya para wisatawan. Di surga pasti banyak wisatawan.
  • Ayah: “Nak, kalau engkau dewasa aku ingin engkau menjadi orang yang bertanggung jawab.” Anak: “Tapi ayah, bukankah aku sudah sangat bertanggung jawab. Apabila ada yang pecah, sayalah yang bertanggung jawab atas semua itu.”

3. Loaded Question: Dimana seseorang mengajukan pertanyaan yang mengasumsikan kebenaran pertanyaan kedua.

  • Tetangga: “Mengapa engkau suka sekali menggangu tetanggamu dengan memainkan musik begitu nyaring sehingga orang yang jaraknya satu mil pun bisa mendengarnya?” [Pertanyaannya adalah apakah orang itu memang mau mengganggu lingkungan itu?]
  • Hakim: “Apakah kamu sudah berhenti memukuli anjing piaraanmu yang malang itu?” [Pertanyaannya adalah: Apakah dia pernah memukul anjingnya?]

4. Sebagian-menjadi-Seluruh: Dimana seseorang mengatakan bahwa apa yang menjadi ciri bagian tertentu pastilah menjadi ciri satu sistem secara keseluruhan.

  • Anak: “Bu, mengapa bantal bulu ini berat? Di dalam khan hanya ada bulu, bukankah bulu itu tidak berat.”
  • Bu, kalau saya mematahkan tongkat ini satu per satu, mengapa saya tidak dapat memecahkan kumpulan tongkat ini sekaligus?

5. Seluruh-menjadi-Sebagian: Dimana orang mengatakan bahwa apa yang menjadi ciri satu sistem secara keseluruhan pastilah menjadi ciri setiap bagiannya. Ini adalah kebalikan dari kesalahan “Sebagian-menjadi-Seluruh”.

  • Kalau satu kantung krupuk kentang tidak mengapung kalau dilempar ke dalam kolam, bagaimana mungkin satu krupuk kentang akan mengapung kalau saya lempar ke dalam kolam?
  • Bu, kalau saya tidak dapat mematahkan sekumpulan tongkat it sekaligus, bagaimana mungkin saya bisa dapat memecahkan tongkat itu satu per satu?

6. Either-Or (ya-tidak): Terjadi saat orang mengatakan bahwa kita harus memilih di antara dua pilihan sementara sebenarnya ada lebih dari dua pilihan.

  • Anda hanya bisa menjadi orang Amerika atau seorang Komunis. Karena anda bukan orang Amerika pasti anda Komunis.
  • Anda hanya bisa percaya evolusi atau menjadi tidak rasional. Anda berkata bahwa anda tidak percaya pada evolusi, jadi anda pastilah tidak rasional.

3. Kesalahan Statistik

1. Generalisasi berlebihan: Pada saat seseorang membuat generalisasi tentang satu kelompok berdasarkan sifat sampel yang terlalu kecil.

  • Semua tukang pipa sangat pintar. Saya mengenal seorang tukang pipa yang dapat menghitung Pi sampai digit ke 289.954.
  • “Orang dari Selatan berbicara cepat. Saya baru saja berbicara lewat telepon dengan salah satu orang dari sana dan tentu saja dia berbicara dengan tepat.”

2. Analogi lemah: Dimana orang mengklaim bahwa beberapa hal yang hanya memiliki sedikit kemiripan secara praktis memiliki kesamaan dalam hal lain.

  • Clyde: “Saya pikir tidak apa-apa kalau pemerintah negara berkembang mengeksekusi warga yang tidak setuju dengan pemerintah. Kalau anda mau membuat telur mata sapi, anda harus memecahkan beberapa telur.”
  • Awan terdiri dari 75% air. Sebuah semangka terdiri dari 75% air. Karena pesawat terbang dapat terbang melewati awan, pasti pesawat terbang juga dapat terbang melewati sebuah semangka.

3. Post-hoc-ergo-propter-hoc: Dimana seseorang mengasumsikan bahwa bahwa karena A terjadi sebelum B, maka A adalah penyebab B.

  • Ayam jantan kami berkokok setiap pagi. Setelah itu matahari terbit. Apakah anda sudah sadar betapa pentingnya ayam jantan?
  • Kekristenan muncul pada abad pertama dan beberapa ratus tahun setelah itu Kekaisaran Romawi hancur. Pastilah Kekristenan yang menyebabkan hancurnya Kekaisaran Romawi.

4. Proof-by-lack-of-evidence: Dimana orang mengklaim bahwa sesuatu benar hanya karena  tidak ada seorangpun yang pernah memberikan bukti sebaliknya.

  • “Pasti ada singa gunung di Illinois. Saya tidak melihat bukti bahwa tidak ada singa di Illinois.”
  • Tidak ada bukti bahwa tidak ada kehidupan di planet lain. Karena itu, kita tidak sendiri di alam semesta.

4. Propaganda

1. Merujuk kepada ketakutan: Dimana orang menggerakkan anda untuk takut akan konsekuensi tertentu kalau tidak melakukan sesuatu.

  • Jaksa Penuntut: “Para jury yang terhormat, saya mendorong anda untuk menghukum John Jones karena kasus pembunuhan. Kita perlu menempatkannya ke tempat dimana dia tidak dapat melakukan kejahatan sama lagi. Kalau bapak ibu tidak menghukum dia, maka bapak/ibu mungkin akan jadi korban berikut.”
  • Pemilik restoran: “Jadi kamu tidak suka pizza yang kami jual? Aku akan menyuruh saudara sepupuku Tony untuk merubah pikiranmu. Dia akan membuatmu menyukai pizza yang kami jual.”
  • Apakah anda paham kerusakan pada tanah pertanian anda yang diakibatkan sapi yang tidak terjaga? Bayangkan apa yang terjadi kalau pagar listrik anda tidak berfungsi dan berkeliaran di ladang tetangga anda. Belilah pagar listrik merek “Zapper” dan anda tidak perlu khawatir tentang masalah itu.

2. Merujuk kepada rasa kasihan: Dimana orang mendorong kita untuk melakukan sesuatu hanya karena kita kasihan  padanya, atau kita menaruh belas kasihan atas segala sesuatu yang terkait dengan orang itu.

  • Iklan radio: “Tuan Jones kalah dalam pemilihan yang lalu karena lawannya menyebarkan informasi bohong yang mendiskreditkan dia. Tuan Jones kalah sebelum itu karena pemutarbalikkan suara. Tidakkah anda tergerak untuk memilih Tuan Jones sekarang?”
  • Pengendara Motor: “Pak Polisi, ini tilang kelima yang saya dapat tahun ini. Kalau saya dapat yang keenam, maka mereka akan menarik SIM saya dan saya tidak dapat menggunakan kendaraan lagi ke tempat kerja. Istri dan anak saya akan kelaparan.”

3. Bandwagon: Saat seseorang menekan kita untuk melakukan sesuatu hanya karena banyak orang lain melakukannya.

  • Clyde: “Yah, bolehkan saya menonton film “Attack of the Killer Wombats?” Ayah: “Tidak nak, tidak boleh. Saya dengar dalam film itu ada banyak hal buruk.” Clyde: “Ayolah ayah, semua orang juga menontonnya.”
  • “Lebih banyak orang Amerika yang memperoleh beritanya dari ABC daripada sumber lain. Karena itu anda harus mengikuti berita dari ABC”

4. Exigency: Dimana seseorang tidak menawarkan apa-apa kecuali batas waktu sebagai alasan untuk memaksa kita untuk melakukan apa yang dia kehendaki.

  • Cangkir teh dari timah asli! Sekarang diskon 95%! Cepat, persediaan terbatas!
  • Laki-laki: “Ayolah, mengapa kamu tidak mau menikahiku sekarang?” Gadis: “Oh, aku tidak dapat memutuskan. Aku baru ketemu kamu pagi ini. Tidakkah kamu pikir ini terlalu cepat?” Laki-laki: “Aku akan berangkat malam ini dan tidak akan kembali lagi selama beberapa tahun. Kalau kamu tidak menikahiku sekarang, kita tidak akan punya kesempatan lagi.”

5. Pengulangan: Dimana satu pesan diulang-ulang dengan nyaring dengan harapan pada akhirnya akan dipercayai.

  • “Gunakan Sugarloops untuk sarapan! Gunakan Sugarloops untuk makan siang! Gunakan Sugarloops untuk makan malam! Gunakan Sugarloops setiap saat! Anda akan menyukai Sugarloops.

6. Transfer: Dimana seorang tukang promosi berusaha agar kita menghubungkan perasaan baik atau buruk terhadap satu hal dengan hal lain yang tidak ada kaitannya sama sekali.

  • Dalam sebuah iklan, seorang lelaki ganteng berotot sementara berolahraga menggunakan “Gutwrencher”. Penyiar mengatakan, “Bentuk otot anda dalam dua minggu!”
  • Dalam satu iklan, Gara Gorgeous, si bintang film terkenal yang memiliki rambut yang bagus, memegang sebotol sampo dan berkata. “Gunakan sampo Shimmer Bounce untuk rambut yang lebih bagus dan wangi.”
  • “Purefresh dari mata air pegunungan”

7. Snob Appeal: Dimana seseorang mendorong kita berpikir bahwa produknya membuat kita lebih baik atau berbeda dari orang lain.

  • Iklan: “Mengapa anda membaca buku tentang logika yang membosankan itu seperti orang-orang lain? Anda khan lebih baik daripada mereka. Anda butuh lebih banyak stimulasi intelektual. Baca The Fallacy Detective. Jadilah lebih logis daripada orang lain.”
  • Belilah parfum cap musang. Anda akan menonjol sendiri di tengah banyak orang.

8. Merujuk ke Tradisi: Dimana kita didorong untuk membeli sebuah produk atau melakukan sesuatu karena hal itu terkait dengan sesuatu yang sudah menjadi tradisi (tua).

  • Foto hitam putih seorang laki-laki yang sementara membuat gitar. Labelnya tertulis: “Mainkanlah Martin Guitars. Ahli pembuat gitar kami hanya membuat gitar menggunakan tradisi yang terhormat sepanjang masa.”
  • Foto hitam putih mobil tua dari tahun 1920-an tertera pada satu halaman dan pada halaman berikutnya gambar mobil modern sementara melintasi jalan. Label tertulis: “Ford Thunderbird: kemarin, hari ini dan besok.”

9. Merujuk ke Teknologi Tinggi: Dimana seseorang mendorong kita membeli sesuatu hanya karena barang itu adalah “produk terbaru” – tetapi tidak selalu karena barang itu adalah barang terbaik.

  • Clyde: “Hey Bert, kamu perlu membeli sepatu Niko yang baru. Sepatu ini berteknologi tinggi “Dinotraction.” Ini adalah fitur baru yang membantu kamu untuk melengket pada punggung plesiosaur yang sementara berlari kencang tanpa harus jatuh.”
  • “Laundry Ball” membersihkan pakaian anda secara otomatis menggunakan metode yang kami patenkan yaitu difusi ionisasi asam fetesoak dan implantasi katalis.

Sumber: http://www.christianlogic.com/articles/read/short-list-of-fallacies/

Pos ini dipublikasikan di Filosofi, Logika. Tandai permalink.

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s