Menggunakan Istilah yang Lazim demi Menyembunyikan apa yang Dipercayai

Perhatikan bagaimana orang menggunakan istilah yang lazim untuk menyembunyikan apa yang mereka percaya sebenarnya. Implikasinya adalah, dalam diskusi, tanyakan apa yang lawan maksudkan,

…Demikian juga Spinoza mencoba menghindarkan diri dari tuduhan ateisme dengan menyebut alam sebagai Tuhan. Namun karena dia menolak keberadaan Pencipta yang bersifat pribadi dan transenden, maka itu hanyalah permainan kata-kata untuk menghindari disebut ateis. Demikian juga, saat pemikiran diidentifikasikan sebagai ekskresi atau gerak/perubahan dalam sel ganglion, itu hanyalah permainan kata-kata untuk mengklaim bahwa materialisme telah ditinggalkan. Namun biarlah mereka yang mau, terus berdalih…

Diterjemahkan Ma Kuru dari The Works of Gordon Haddon Clark Volume 5, bagian Philosophy of Science and Belief in God, halaman 49

Pos ini dipublikasikan di Filosofi, Gordon H. Clark, Logika, Terjemahan. Tandai permalink.

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s