Siapakah Muhammad?

Di bawah ini adalah terjemahan tulisan David Wood (pengajar Filsafat di Fordham University) tentang siapakah Muhammad. Tulisan ini saya terjemahkan dan taruh di sini bukan untuk menghina siapa-siapa. Ini adalah bentuk kebebasan berpendapat. Sejujurnya saya sangat sakit hati melihat Pribadi yang adalah Tuhan dan Juruselamat saya dihina di berbagai tulisan kaum muslim di Indonesia. Tetapi saya sebagai seorang Kristen tidak dipanggil untuk menghabisi mereka secara fisik. Saya dipanggil untuk membantah tulisan-tulisan tersebut dengan argumen. Berulang-ulang saya lakukan itu tetapi saat ini saya juga ingin menerjemahkan pandangan/analisa seorang non Islam tentang Pribadi Muhammad. Ada hal tertentu yang saya tidak setuju dari tulisan ini tetapi ada yang saya setuju juga. Kalau ada yang mau menanggapi, silahkan perhatikan aturan-aturannya di sini!

Siapakah Muhammad? 

Qur’an menuntut penundukan diri total, bukan hanya kepada Allah tetapi juga kepada Muhammad:

Qur’an 33:36—Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.

Qur’an bahkan mengatakan bahwa Muhammad merupakan teladan moral mutlak yang setiap muslim harus tiru:

Qur’an 33:21—Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Tetapi sebelum kita menerima segala sesuatu yang dikatakan Muhammad atau menganggapnya sebagai teladan moral mutlak, kita harus bertanya, “Siapakah Muhammad?”

Selama berabad-abad, di seluruh dunia ribuan orang mengklaim diri sebagai nabi. Masalahnya adalah berita yang mereka bawa, yang katanya berasal dari Tuhan, seringkali bertentangan satu dengan yang lain. Karena itu, kecuali kita bersedia mengaku bahwa Tuhan memiliki Sindrom Kepribadian Ganda, kita tidak bisa begitu saja menerima apa yang dikatakan seseorang hanya karena dia menyatakan diri sebagai nabi. Kita perlu meneliti orang seperti itu untuk mencari tahu apakah kita dapat mempercayai wahyu mereka.

Saat berhadapan dengan seseorang yang mengklaim berbicara atas nama Tuhan, ada tiga kemungkinan untuk dipertimbangkan. Pertama, orang tersebut memberitakan apa yang sebenarnya berasal dari pikirannya sendiri. Tidak berarti bahwa dia secara sengaja menciptakan ajaran-ajarannya. Dia mungkin percaya setulus-tulusnya bahwa dia seorang nabi, tetapi ajarannya murni ajaran manusia. Kedua, orang tersebut mungkin mendapat penyataan dari sumber-sumber demonis. Jika setan ada dan dapat mempengaruhi orang, maka orang yang mengklaim diri sebagai nabi bisa saja ditipu oleh setan. Ketiga, wahyu dari Tuhan dan kalau wahyu dari Tuhan, kita harus mengikutinya.

Dalam pamflet ini, kita akan menilai fakta yang ada untuk menentukan asal-usul ajaran Muhammad. Apakah ajaran tersebut berasal dari pikirannya sendiri? Apakah ajaran tersebut berasal dari setan? Apakah ajaran tersebut berasal dari Tuhan? Mari kita bahas bukti-buktinya.

I. SANGAT MANUSIAWI
Dalam banyak hal, Islam tampak sebagai sebuah agama yang muncul dari pikiran seorang pedagang karavan di tanah Arab pada abad ketujuh. Kita bisa melihat adanya berbagai ajaran dan praktek pada jaman Muhammad yang kemudian menjadi bagian dari inti Islam. Monoteisme Yahudi telah menyebar ke banyak masyarakat di Arab bersama dengan cerita-cerita Alkitab dan non Alkitab tentang Adam, Nuh, Abraham, Musa, dan Daud. Ajaran khusus tentang Yesus dan Maria yang dipercayai oleh kultus semi-Kristen (misalnya tentang Yesus yang berbicara saat lahir, Yesus yang menghidupkan patung burung dari tanah liat, Maria melahirkan di bawah pohon palma, dll.) telah berakar di Arabia. Kaum Sabiin yang disebutkan dalam Qur’an, sembahyang lima kali sehari persis seperti muslim. Banyak penganut politeis Arab melakukan wudhu (pembersihan badan sebelum sembahyang), berdoa menghadap ke Mekah, melakukan ziarah tahunan ke Mekah, mengelilingi Ka’aba, dan mencium batu hitam yang dianggap jatuh dari surga. Semua ajaran dan praktek ini menjadi bagian dari Islam. Artinya Islam adalah agama yang kita harapkan muncul dari Mekkah abad ketujuh. Jadi sejak awal kita memiliki alasan yang baik untuk berpendapat bahwa Islam berasal dari manusia—pikiran manusia yang sangat terpengaruh oleh ajaran dan praktek-praktek di sekelilingnya.

Tetapi kita juga memiliki alasan lain untuk percaya bahwa sumber ajaran Islam adalah pemikiran Muhammad. Sebagai contoh adalah wahyu Muhammad yang menguntungkan dirinya sendiri. Menurut Qur’an (4:3), orang Islam dapat menikahi sampai empat wanita. Tetapi kita tahu dari sejarah bahwa Muhammad memiliki lebih dari empat istri. Sejarawan Muslim awal al-Tabari mengatakan bahwa Muhammad menyempurnakan pernikahannya dengan 13 orang wanita.[1] Kita juga tahu dari Sahih al-Bukhari (Sumber informasi tentang kehidupan Muhammad yang paling dapat dipercaya) bahwa setidaknya dia pernah memiliki sembilan isteri sekaligus.[2] Jadi jika Qur’an mengatakan bahwa laki-laki boleh memiliki empat istri, mengapa Muhammad punya lebih dari empat? Ternyata Muhammad menerima wahyu baru (33:50) yang memberi dirinya dan dirinya saja hak moral istimewa—yaitu menikahi lebih dari empat wanita. Karena kita manusia cenderung untuk memenuhi keingan kita, wahyu ini tampak sangat manusiawi.

Tetapi Surah 33:50 bukanlah satu-satunya wahyu yang diterima Muhammad yang memberinya kebebasan moral. Sang nabi Islam mengadopsi seorang anak bernama Zaid. Satu hari, Muhammad mengunjunginya dan disambut oleh isteri Zaid, Zaynab, yang sangat cantik. Muhammad melihat Zaynab yang hampir telanjang. Sumber-sumber Muslim melaporkan bahwa nafsu Muhammad bangkit. Ketika Zaynab mengetahui bahwa Muhammad tertarik dengannya, dia mulai mengabaikan suaminya. Zayd menceraikannya, dan Muhammad mengawini mantan isteri anak angkatnya tersebut. Perkawinan seperti ini tidak diperbolehkan waktu itu, tetapi sekali lagi Muhammad mulai menerima wahyu yang memberi justifikasi bagi perilakunya tersebut (lihat Surah 33:5 dan 33:37). Tampak sangat manusiawi.

II. MASALAH-MASALAH ROHANI 
Jadi kita memiliki alasan yang baik untuk percaya bahwa asal-usul pesan Muhammad adalah pemikiran orang-orang Mekkah abad ketujuh. Tetapi kita juga perlu mencari tahu apakah ada sesuatu yang gelap di balik semua ini. Kita temukan banyak bukti bahwa ada kekuatan kekuatan lain yang berada di belakang ajaran-ajaran Muhammad.

Islam tampaknya dirancang untuk menjauhkan orang dari Injil yang sebenarnya. Inti dari Injil Kristen adalah: (1) Yesus adalah Anak Allah, yang (2) mati di kayu salib, dan (3) bangkit dari antara orang mati. Ini adalah elemen kunci Injil sesuai Perjanjian Baru. Tetapi kita juga diberitahu oleh Perjanjian Baru bahwa nabi palsu akan datang dan mencoba mendistorsi berita tersebut. Muhammad mengajarkan pengikutnya untuk menolak ketiga doktrin tersebut. Ajaran seperti inilah yang menurut Kristen akan diberitakan seseorang dipimpin oleh iblis. Tetapi apakah ada bukti tambahan bahwa Muhammad rentan terhadap pengaruh roh jahat?

Kita tahu dari sumber-sumber mslim bahwa saat Muhammad mulai mendapatkan wahyu, kesan pertamanya adalah bahwa dia dikuasai iblis. Kita juga tau bahwa setelah pengalamannya di dalam gua, dia menjadi berkeinginan bunuh diri dan mencoba melemparkan diri ke dalam jurang. Khadijah istri Muhammad dan sepupunya Waraqah—yang tidak bersama dengan dia di dalam gua dan tidak melihat sendiri apa dialami Muhammad—akhirnya berhasil meyakinkan dia bahwa dia tidak dikuasai iblis. Mereka meyakinkan dia bahwa dia adalah nabi Tuhan. Tetapi itu bukan kesan Muhammad terhadap apa yang dia temui.

Yang lebih menakjubkan lagi, menurut sumber muslim yang paling awal, memberitakan wahyu dari iblis. Kisahnya sebagai berikut. Saat Muhammad sedang berkhotbah di Mekah, tidak banyak orang yang berbalik mengikuti ajarannya. Tetapi dia sangat ingin bangsanya menerima Islam dan dia berharap mendapatkan wahyu yang akan membuat mereka menerima Islam. Akhirnya dia menerima wahyu yang dia inginkan. dikatakan,

Tidakkah kamu dengar tentang al-Lat dan al-Uzza
dan Manat, yang ketiga, yang lain?
Mereka adalah perantara
yang syafaatnya adalah sesuatu yang diharapkan.[3]

Wahyu ini awalnya merupakan bagian dari Surah 53. Dikatakan bahwa disamping Allah, ada tiga dewi yang muslim harus alamatkan doanya yaitu: al-Lat, al-Uzza, dan Manat. Muhammad memberitakan ayat-ayat ini kepada pengikutnya, dia tunduk menyembah mereka, dan pengikutnya tunduk menyembah bersama dengan dia. Tetapi kemudian, Muhammad kembali dan mengatakan bahwa ayat-ayat ini (yang dia telah beritakan sebagai bagian dari Qur’an) sebenarnya bukan dari Tuhan tetapi dari Setan. Satu-satunya kesimpulan dari fakta ini adalah bahwa Muhammad tidak bisa membedakan antara wahyu dari Tuhan dan wahyu dari Setan.

Dari berbagai macam sumber juga kita mengetahui bahwa Muhammad menjadi korban ilmu hitam yang membuatnya berkhayal dan memiliki kepercayaan yang salah. Menurut cerita muslim, salah seorang Yahudi mencuri sisir rambut Muhammad dan menggunakannya untuk mengirim mantra melawan Muhammad. Mantra itu bertahan sampai satu tahun dan mempengaruhi memori Muhammad dan memberinya khayalan-khayalan.[4]

Mungkinkah ada kekuasaan iblis di balik ajaran Muhammad? Kesan pertama Muhammad tentang wahyu yang diterimanya adalah dia dirasuk iblis; sumber-sumber Muslim yang paling awal melaporkan bahwa Muhammad memberikan wahyu dari iblis; satu orang dapat memberi Muhammad khayalan dan kepercayaan yang salah hanya dengan menggunakan rambut dari sisirnya. Dengan bukti yang jelas seperti ini tentang masalah rohani Muhammad, sangat sulit untuk menganggap klaim Muhammad sebagai sesuatu yang perlu diperhatikan secara serius.

III. ASAL-USUL ILAHI?
Jadi kita memiliki bukti yang cukup kuat bahwa beberapa dari wahyu Muhammad murni berasal dari manusia. Demikian juga, kita mendapati sesuatu yang lebih gelap bekerja di balik pembentukan Islam. Pertanyaan yang kita hadapi sekarang adalah apakah kita memiliki alasan bahwa Islam berasal dari Tuhan. Apakah ada bukti yang lebih kuat daripada yang kita telah dapati di atas? Mari kita pertimbangkan argumen yang paling sering dikemukakan mendukung kenabian Muhammad.

Pertama, Muslims berargumen bahwa pandangan ilmiah Muhammad yang menakjubkan adalah bukti bahwa pesannya berasal dari Tuhan. Masalah yang jelas adalah bahwa baik Qur’an maupun Hadits dipenuhi dengan ketidakakuratan ilmiah. Dalam Sahih Al-Bukhari 547, Muhammad mengatakan kepada para pengikutnya bahwa jika seekor lalat terjatuh ke dalam minuman, maka mereka harus menenggelamkannya ke dalam minuman, karena salah satu sayapnya mengandung penyakit dan yang satunya lagi mengandung penawarnya. Jelas, lalat tidak membawa penawar penyakit di sayapnya.

Muhammad mengatakan kepada pengikutnya bahwa tinggi Adam adalah 90 kaki (2700 m), dan sejak saat itu tinggi manusia terus berkurang.[5] Tetapi secara fisik ini tidak mungkin untuk mendekati tinggi seperti itu, dan kita tidak punya bukti bahwa manusia telah berkuran tingginya dibanding Adam.

Qur’an memberitahu kita bahwa matahari tenggelam di genangan air keruh (18:86), dan bahwa bintang adalah misil yang Tuhan gunakan untuk menembak iblis yang mencoba menerobos ke dalam surga (67:5). Dalam Surah 27, semut berbicara kepada Salomo. Dalam Surah 86, kita belajar bahwa semen dihasilkan dari bagian tubuh antara rusuk dan tulang belakang. Menurut beberapa ayat Qur’an (misalnya Surah 96:1-2), manusia barasal dari gumpalan darah.

Muslim tentu saja mencoba mereinterpretasi ayat-ayat ini. Tetapi karena ayat-ayat ini lebih jelas daripada setiap pernyataan ilmiah yang akurat, jelas bahwa apologis Muslim tidak dapat merujuk kepada sains sebagai bukti dari iman mereka. Kedua, argumen inti dari Qur’an ditemukan dalam Surah 2:23, yang mengatakan, “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” Menurut ayat ini, jika seseorang tidak dapat membuat ayat yang mirip dengan salah satu pasal dalam Qur’an, dia harus mengakui bahwa Qur’an berasal dari Allah. Untuk memahami betapa membingungkannya klaim seperti ini, coba renungkan pasal yang ringkas dalam Qur’an:

Qur’an 108—Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

Apakah kita diminta percaya bahwa pasal ini begitu luar biasa sehingga manusia tidak bisa menciptakan pasal seperti ini? Klaim seperti ini konyol. Tetapi inilah tantangan Muhammad.

Perhatikan bahwa jika kita serius menanggapi tantangan Muslim, maka banyak hal berasal dari Tuhan. Saya tidak bisa menciptakan simponi seperti Mozart. Apakah itu berarti bahwa simponi Mozart berasal dari Tuhan? Saya tidak bisa menulis ceritra seperti Hamlet atau Romeo dan Juliet. Apakah ini berarti bahwa karya Shakespeare kitab suci? Kriteria Muhammad dapat diringkas sebagai berikut “Jika puisiku lebih baik dari puisimu, maka puisiku berasal dari Tuhan,” dan ini jelas tidak masuk akal.

Tentu saja ada argumen lain yang mendukung Islam. Namun demikian, banyak muslim percaya bahwa dua argumen di atas merupakan bukti terkuat bagi kenabian Muhammad. Bahkan selayang pandang saja membuktikan bahwa argumen-argumen di atas gagal total.

 IV. PENILAIAN
Kita telah melihat bahwa Islam kelihatan seperti campuran antara ajaran Yahudi, ajaran bidat Kristen, dan praktek orang kafir, dan bahwa beberapa wahyu dari Muhammad hanya bertujuan memuaskan nafsunya. Karena itu kita memiliki bukti yang cukup untuk mengatakan bahwa ajaran Qur’an tertentu hanya berasal dari manusia. Kita juga melihat bahwa Islam tampak seperti dirancang untuk menjauhkan orang dari Injil, bahwa kesan pertama Muhammad dari wahyunya adalah bahwa dia dikuasai iblis, bahwa dia mengaku memberitakan wahyu dari iblis, dan bahwa dia pernah menjadi korban ilmu hitam. Hal ini memberi kita alasan yang cukup untuk berpandangan bahwa ada kekuatan iblis dibalik pekerjaan/karya Muhammad. Walaupun Muslim mengklaim bahwa mereka memiliki bukti bagi Islam, dua argumen terbaik mereka (bersama dengan argument lainnya) gagal. Karena kita tidak memiliki bukti bahwa Muhammad menerima wahunya dari Tuhan, kita dapat menyimpulkan bahwa dia adalah nabi palsu, dan bahwa setiap orang yang ingin mengikuti kebenaran harus mencari di tempat lain selain dalam Islam.

 V. CATATAN
[1] Menurut Tabari, “Utusan Allah mengawini lima belas wanita dan menggenapkan pernikahannya dengan tiga belas di antaranya. Satu saat dia memiliki sebelas dan kemudian meninggalkan sembilan” (The History of al-Tabari, Volume IX: The Last Years of the Prophet, Ismail K. Poonawala, tr. [Albany: State University of New York Press, 1990], pp. 126-7).
[2] “Anas bin Malik said, ‘Sang Nabi biasanya mengunjungi semua istrinya secara bergilir yaitu waktu siang dan malam dan ada sebelas jumlahnya.’ Aku bertanya kepada Anas, ‘Apakah Sang Nabi memiliki cukup tenaga untuk itu?’ Anas menjawab, ‘Kami biasa menjawab bahwa Sang Nabi diberi kekuatan tiga puluh orang laki-laki.’ Sa’id mengatakan atas nama Qatada bahwa Anas memberitahunya tentang sembilan isteri (bukan sebelas)” (Sahih al-Bukhari, Number 268).
[3] Lihat Ibn Ishaq, Sirat Rasul Allah (Life of Muhammad), A. Guillaume, trans. (Oxford: Oxford University Press, 1955), pp. 165-6.
[4] Sahih al-Bukhari 5765.
[5] Lihat Sahih al-Bukhari 3326 and Sahih Muslim 6809.

Diterjemahkan dari sini oleh Ma Kuru

Pos ini dipublikasikan di David Wood, Islam, Muhammad. Tandai permalink.

29 Balasan ke Siapakah Muhammad?

  1. alexius sangpenjaga yesayas berkata:

    wah, bagus sekali tulisan nya, kalau boleh saya tau, judul bukunya apa ya?, sekalian saya jua mau beli.

  2. whereisthewisdom berkata:

    Ini hanya tulisan lepas dari David Wood, seorang filsuf mantan ateis yang sekarang menjadi Kristen. Ini adalah traktat yang dia pake untuk distribusi di antara muslim.🙂

  3. chibi berkata:

    Respon saya diberi huruf tebal

    Saya ingin berbagi mengenai pandangan Muhammad oleh seorang muslim seperti saya

    Silahkan

    Mengenai pertanyaan2 mengenai kenapa dalam tradisi islam terdapat tradisi2 umat terdahulu?
    Itu karna Muhammad tidak membawa ajaran baru, melainkan hanya meluruskan ajaran terdahulu. untuk masalah prbuatan, jangankan perbuatan umat terdahulu, perbuatan orang2 jaman jahiliyah yang sangat di kutuk oleh islam pun, namun apabila itu idak bertentangan dengan ajaran agama islam, maka itu boleh untuk diikuti

    Ajaran terdahulu dari siapa?

    Mengenai poligami
    Istri pertama Muhammad adalah siti Khadijah, selama puluhan tahun Muhammad hidup hanya bersama seorang Istri. Setelah khadijah wafat barulah Muhammad mulai berpoligami. Yang harus diingat disini bahwa masing2 pernikahan Muhammad memiliki tujuan sendiri, jadi bukan karena nafsu. Misalnya Istri yang paling terkenal adalah Aisyah binti Abu Bakar yang dinikahinya saat Aisyah berusia 9 tahun. Meskipun Aisyah berusia 9 tahun, tapi Muhammad tidak lantas serta merta menggaulinya sebagai suami-istri melainkan menunggu selama bertahun2 sampai dirasa cukup dewasa untuk digauli. Tujuan dari pernikahan Aisyah ini adalah agar Aisyah yang masih muda dan diperkiraan akan lama hidupnya setelah wafatnya Muhammad, dapat dijadikan rujukan hadis, terutama untuk masalah keluarga yang notabene hanya diketahui oleh si suami istri saja. Kenapa harus menunggu sampai Muhammad wafat ? karena di jaman Muhammad masih hidup ada larangan untuk mencatat hadis, karna takut bercampur antara firman2 Allah dengan hadis2 Muhammad.

    1. Bukan karena nafsu? Aaahhh… tahu dari mana? Secara logis argumen anda tidak valid. Hanya karena isteri seseorang telah lama meninggal lalu dia menikah, tidak berarti bahwa dia menikah bukan karena alasan nafsu. Bisa saja karena dia sudah tidak dapat menahan nafsu jadi dia menikah lagi atau bisa saja dia seorang pakar strategi ulung sehingga dia mau supaya orang tidak tau tentang nafsunya, jadi dia dia menikah setelah lama isterinya meninggal. Kecuali anda punya sumber untuk memberikan bantahan terhadap berbagai alternatif tersebut, baru argumen anda valid.

    2. Nikah dengan Aisyah saat dia berumur 9 tahun? Yang benar anda. Bukannya dia menikahi Aisyah saat dia berumur enam tahun dan kemudian dia berhubungan seks dengan Aisyah saat dia berumur 9 tahun?

    3. Lalu kenapa Muhammad selalu mendapat wahyu yang membuat dia punya hak istimewa dibanding orang lain? Islam lain hanya boleh menikahi empat istri, tetapi Muhammad bisa lebih dari 4 istri?

    Lalu ada lagi cerita yang saya ambil dari sumber islam juga. Pada suatu hari ada seorang nenek2 datang kepada Muhammad dan berkata, “ya rasul suami saya gugur dalam perang bersama mu, sedangkan aku ini sudah tua dan tidak memiliki orang lain untuk mengurusku”. Maka Muhammad mengumpulkan para sahabatnya dan bertanya “siapa diantara kalian yang mau menikahi perempuan tua ini?” setelah 3 kali ditanya, ternyata tidak ada jawaban dari sahabatnya, maka Muhammad yang mengambil perempuan tersebut untuk dijadikan Istrinya (didalam tradisi arab, suamilah yang mengurus segala keperluan Istri). Jadi sekali lagi, Muhammad menikah bukan karena nafsunya.

    Tetapi itu juga bukan argumen yang membantah kesimpulan bahwa Muhammad memang menikah karena nafsu. Sekali lagi bisa saja bahwa Muhammad adalah ahli strategi sehingga dia berusaha supaya orang lain tidak tahu motif dia yang sebenarnya. Kecuali anda punya sumber yang secara eksplisit memnbantah kesimpulan tersebut, secara logis, argumentasi anda tidak valid.

    Mengenai perkawinan dengan Zainab (saya baru pertama dengar tentang cerita nafsu Muhammad bangkit saat melihat Zainab telanjang), perkawinan dengan Zainab tujuannya adalah agar umat Islam mengetahui bahwa tidak ada larangan perkawinan antara seorang laki2 dengan istri anak angkatnya sendiri yang sudah diceraikan. yang pada zaman dulu, sangat tabu untuk dilakukan

    Jadi untuk mengajarkan sesuatu harus ada contoh dulu? Itu salah satu keniscayaan, tetapi tanpa ada proposisi pendukung, argumen itu tidak valid.

    Yang sering diceritakan kepada kami adalah bahwa hanya ada satu istri Muhammad yang masih gadis sebelum dinikahi yaitu Aisyah, sedangkan yang lainnya kebanyakan adalah para janda2 tua yang suaminya mati karna korban perang, sedangkan janda2 tua itu tidak memiliki orang lain yang sanggup mengurusnya.
    Sumber anda dari mana?

    Mengenai ajaran islam menolak 3 elemen kunci ajaran Injil, memang benar.
    Good, berarti anda mengakui itu! Dan kalau itu diakui, maka itu membuktikan bahwa Muhammad adalah seorang Antikristus.

    Karena kenyataannya memang tidak seperti itu, inti ajaran agama Allah dari umat jaman Adam sampai sekarang adalah bahwa Tuhan itu satu, tuhan tidak beranak dan Tuhan tidak diperanakan dan mustahil Tuhan itu sama seperti mahklukNya yang bisa berkembang biak. Dalam ajaran kami (silakan kalo mau menolak percaya) bahwa Isa tidak pernah wafat, yang disalib bukan isa melainkan muridnya yang berkhianat yang dirubah wujudnya menjadi Isa untuk disalib, sedangkan Isa yang asli diangkat oleh Tuhan ke langit.

    Memang benar Alkitab mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah yang benar. Tetapi sejak Perjanjian Lama pula sudah ada indikasi pluralitas dalam Diri Allah dan pluralitas itu dinyatakan secara eksplisit dalam Perjanjian Baru. Ajaran anda tentang penyaliban salah. Dimana dikatakan dalam Qur’an bahwa yang disalibkan itu salah satu murid Yesus? Bahkan dalam Qur’an terjemahan Bahasa Inggris dengan Bahasa Indonesia, terdapat perbedaan redaksi tentang ayat yang dimaksud. Bahkan di antara pakar muslim terdapat perbedaan dalam interpretasi ayat tentang hal itu.

    Lalu mengenai nabi palsu, apa indikasi bahwa Muhammadlah orang yang dimaksud? Apakah kalian pernah mendengar dlam sumber islam bahwa pada saat Muhammad masih kecil, ada seorang ahli kitab yang mendatangi pamanya dan mencari seorang laki2 bernama Ahmed (nama kecil Muhammad), si ahli kitab menjelaskan bahwa laki2 bernama Ahmed itu adalah nabi terakhir yang disebutkan dalam alkitab.

    Aaahhhhh….. Mana ayat Alkitab yang menyatakan bahwa memang Muhammad diwahyukan alam Alkitab? Ayat mana dalam kitab apa?

    Lalu pada saat Muhammad menerima wahyu pertamanya dalam keadaan gemetar dan takut karena mengalami sesuatu yang gaib, maka Khadijah membawa Muhammad kepada sepupunya yang seorang ahli kitab dan menjelaskan kajadian yang dialami Muhammad, lalu sang sepupu yang ahli kitab berseru “inilah nabi terakhir yang dituliskan di dalam alkitab”
    Sepupu Muhammad pakar alkitab mengatakan bahwa ada nabi terakhir Muhammad diwahyukan dalam Alkitab? Ayat berapa, pasal berapa, dan kitab apa?

    Untuk “wahyu setan “, dan juga korban ilmu hitam, terus terang saya tidak pernah mendengarnya bahkan ketika saya membaca Qur’an terjemah dan hadis terjemah.
    Mungkin anda harus belajar lagi?🙂

    Untuk masalah ilmiah tentang “ lalat”, mungkin saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa yang disebutkan dalam hadis adalah benar, tetapi bukankah juga tidak ad bukti ilmiah kalo yang dikatakan hadis itu salah.
    Masalahnya di sini bukan hanya ada tidaknya obat dalam lalat, tetapi kalau lalat hinggap ke dalam minuman dan kedua sayapnya ditenggelamkan ke dalam minuman tersebut, maka minuman tersebut menjadi bersih dari penyakit karena yang satu memiliki obat dan yang lain memiliki penyakit. Itu masalah yang sangat mudah diteliti sudah menjadi rahasia umum bahwa itu tidak benar.

    Untuk ukuran tinggi umat terdahulu, apakah kalian pernah melihat penemuan kerangka manusia yang panjang tengkoraknya saja sama seperti panjang tubuh manusia normal saat ini? Atau pernahkah anda melihat kuburan muslim orang jaman dulu di Indonesia yang memiliki panjang 2 kali panjang kuburan normal manusia di Indonesia saat ini (saya sudah pernah liat)
    Dimana tempat tersebut? Silahkan kasih informasi yang jelas!

    Untuk beberapa ayat yang misalnya semut berbicara kepada Solomon dan bintang dipakai untuk menembak jin, dan beberapa hal yang tidak masuk akal lainnya itu adalah rahasia Allah, sama ketika Isa bisa berbicara ketika Ia baru dilahirkan.
    Mmmm

    Dalam Al-quran Manusia berasal dari sari pati tanah yang secara tidak langsung diserap oleh tubuh manusia, kemudian saripati itu tadi berproses menjadi sperma. Jadi dari sperma kemudian menjadi segumpal darah, kemudian membentuk tulang dan daging sampai akhirnya tumbuh menjadi manusia yang sempurna (cek saja secara ilmiah).
    Itu pernyataan yang benar secara ilmiah?

    Oh ya didalam al-quran juga ada ayat yang menyatakan bahwa ada dua lautan yang mengalir berdampingan, satu diantaranya asin dan yang satu lagi tawar, seolah2 ada dinding pembatas diantara mereka. Ini sudah dijawab oleh ilmiah ketika ditemukan ada air tawar di tengah air laut yang tidak bercampur.
    Sumbernya informasi anda dari mana?

    Lalu tentang mayat firaun yang diselamatkan jasadnya oleh Allah sebagai peringatan bagi manusia, ini juga sudah terjawab secara ilmiah ketika jasad firaun yang diangkat dari laut merah dalam keadaan utuh. Lalu para arkeolog2 barat yang membenarkan kata2 dalam alquran mengenai sejarah peradaban yang hilang misalnya kaum saba, karena berdasarkan fakta, apa yang mereka temukan identik dengan ayat2 dalam alquran yang sudah ada sejak lebih 1000 tahun yamg lalu. Atau bagaimana dengan NASA yang melakukan penelitian sampai lebih dari jutaan dolar untuk mengetahui bahwa bulan pernah terbelah dijaman dulu, yang sebenarnya sudah ada di dalam hadis sejak lebih dari 1000 tahu yang lalu, bahkan lengkap dengan kronologisnya.
    Sumber informasinya dari mana?

    Kalo memang manusi bisa membuat al-quran, maka buatlah ayat2 yang menggambarkan sesuatu yang baru akan diketahui secara ilmiah setelah 1000 tahu kemudian!
    Aaahhh… banyak yang tidak benar kok. Lalu ada banyak hal yang diajarkan oleh para filsuf Yunani yang benar sebelum Muhammad muncul. Lalu apakah saya harus mengakui tulisan mereka sebagai wahyu? Kalau iya syukurlah! Kalau tidak, kenapa anda pake standar ganda?

    kesimpulan :
    kenapa islam terlihat seperti agama Yahudi, Kristen, atau ajaran umat2 terdahulu, jawabannya adalah karena Islam bukan agama Baru, Islam adalah agama yang dibawa oleh Ibrahim, Musa, Luth, bahkah Isa. Karena itu tidak ada ayat2 dalam Taurat atau Injil (yang asli) yang kami dustakan. Hanya saja dini Muhammad ingin meluruskan ajaran yang telah terjadi penyimpangan didalamnya misalnya menyembah selain Allah yang Maha Esa.
    Didalam postingan ini, banyak sekala kata2 “sumber Islam”, seandainya dikatakan “sumber non Islam” mungkin saya setuju, karna banyak sekali hal2 yang ditutup-tutupi kebenarannya.
    Memang benar Islam mencopy paste sebagian ajaran dari Agama Yahudi dan Kristen, tetapi itu sudah diputarbalikkan.

    Saran saya adalah, apabila anda ingin mengenal sosk dari A, maka bertanyalah pada orang yang dekat dengan si A, jangan anda bertanya pada orang yang jauh bahkan bermusuhan dengan A.
    Kalau dua pihak mempelajari sumber yang sama dan muncul dengan kesimpulan berbeda, menurut anda, yang mana yang harus saya percaya? Ini bukan masalah siapa yang dekat dan siapa yang jauh, tetapi kesimpulan berbeda dari sumber informasi yang sama.

    jadi apabila anda ingin mengetahui sesuatu tentang Muhammad, bertanyalah kepada umat muslim, karna kami lebih mengenal sosok nabi kami dibandingkan dengan Mr.David Wood
    Tanggapan saya sama dengan di atas

  4. chibi berkata:

    Ajaran terdahulu dari siapa ?

    Ajaran terdahulu berasal dari Allah, Tuhannya Adam, Tuhannya Ibrahim, Tuhannya Musa, Tuhannya Nuh, Tuhannya Lut, Tuhannya Isa.
    Allah SWT menyebutkannya di dalam Al-Quran Al-Kariem.
    ما كان إبراهيم يهوديًا ولا نصرانيًا ولكن كان حنيفًا مسلمًا وما كان من المشركين
    Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi seorang muslim . Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.

    يا قوم إن كنتم آمنتم بالله فعليه توكلوا إن كنتم مسلمين
    Berkata Musa, Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang muslim

    Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis pun muslim
    ألا تعلو عليّ وأتوني مسلمين
    Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai muslim .
    Catatan : muslim disini artinya orang yang berserah diri, masing2 nabi memiliki cara beribadahnya sendiri, yang mungkin tidak sama dengan umat Muhammad

    Dengan kata lain anda mengasumsikan bahwa Qur’an benar. Padahal yang diajarkan Qur’an tidak sesuai dengan yang diajarkan Alkitab. Karena itu, pandangan anda salah

    Bukan karena nafsu? Aaahhh… tahu dari mana? Secara logis argumen anda tidak valid

    Secara logis, apakah anda bernafsu untuk menikahi janda2 bahkan yang umurnya jauh lebih tua dari anda (nenek2).
    Anda bilang argument saya tidak valid. Lalu sekarang saya balik bertanya, apakah argument anda tentang “seorang pakar strategi ulung sehingga dia mau supaya orang tidak tau tentang nafsunya” juga valid ?

    Argumen yang saya kemukakan adalah kemungkinan lain kesimpulan yang didapatkan dari informasi anda. Itu adalah kemungkinan. Saya sudah katakan itu sejak semula. Karena ada kemungkinan seperti itu, maka argumen anda tidak valid. Validitas sebuah argumen ditentukan oleh apakah ada kesimpulan lain yang bisa diperoleh dari informasi yang sama. Tolong pahami itu!!

    Janda tidak berarti sudah tua. Apakah semua janda yang dinikahi Muhammad semuanya sudah tua? Kalau semuanya sudah tua dan tidak bisa disetubuhi lagi baru apa yang anda katakan benar.

    Nikah dengan Aisyah saat dia berumur 9 tahun? Yang benar anda. Bukannya dia menikahi Aisyah saat dia berumur enam tahun dan kemudian dia berhubungan seks dengan Aisyah saat dia berumur 9 tahun?

    Sebagaian besar riwayat yang menceritakan bahwa Aisyah dinikahi pada umur 6 tahun, semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah. Ingatan Hisham sangatlah jelek karena hadis ini diriwayatkannya pada saat dia pindah ke Irak dan berumur 71 tahun, sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah yang berumur 6 tahun adalah tidak dapat dipercaya. Riwayat Hisham ini kontradiksi dengan pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim yang menunjukkan mengenai usia menikah Aisyah 6 tahun ketika menikah adalah tidak nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam. Oleh karena itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 6 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tersebut dan lebih layak disebut sebagai fitnah yang keji.
    didalam Islam, tidak semua hadis bisa dipertanggungjawaban kebenarannya, untuk itu ada beberapa tingkatan hadis misalnya hadis sahih dan hadis daif (lemah) dan hadis palsu. Hadis yang menyatakan bahwa Aisyah menikah diumur 6 tahun, termasuk hadis lemah.

    Yang benar saja, narasi Aisya dalam Bukhari (Bukhari, volume 5, #234). Anda sedang melakukan taqqiyya?

    Lalu kenapa Muhammad selalu mendapat wahyu yang membuat dia punya hak istimewa dibanding orang lain? Islam lain hanya boleh menikahi empat istri, tetapi Muhammad bisa lebih dari 4 istri?
    Dalam Al-Qur’an
    Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil maka (kawinilah) seorang saja atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

    Inti dari ayat tersebut adalah tidak ada batasan dalam jumlah istri, asalkan si suami sanggup berlaku adil. Dan sekali lagi saya ingatkan bahwa dalam tradisi di Arab, bukan Istri yang melayani segala keperluan suami, tetapi suami lah yang memenuhi kebutuhan istri misalnya dalam mengurus rumah bahkan mengurus anakpun bukan urusan istri. Bayangkan apabila anda memiliki 9 orang istri untuk diurusi, apakah anda sanggup? Hanya Nabi yang sanggup.

    Jadi untuk mengajarkan sesuatu harus ada contoh dulu? Itu salah satu keniscayaan, tetapi tanpa ada proposisi pendukung, argumen itu tidak valid.

    Al-hadits ialah sesuatu yg disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. yaitu berupa perkataan perbuatan pernyataan dan yg sebagainya (lihat definisi hadis). Definisi ini mengandung empat macam unsur yaitu : perkataan; perbuatan; pernyataan; dan sifat-sifat atau keadaan-keadaan Nabi Muhammad saw.
    jadi, yang namanya ajaran Muhammad itu tidak hanya melalui dakwah atau perkataanya saja, tapi juga perbuatan2. Misalnya : bagaimana umat islam tau gerakan solat kalo Nabi hanya berkata saja dan tidak mencontohkannya

    Jadi karena dia nabi, maka dia diberi nafsu dan kemampuan lebih dan tenaga lebih sehingga dia boleh seenaknya menikah? Untuk hal ini dia tidak boleh ditiru dan untuk hal lain, dia harus ditiru? Anda melihat standar gandanya?

    Sumber anda dari mana (mengenai Istri Muhammad yang sebagian besar adalah para Janda tua) ?
    1. SITI KHADIJAH
    Saat Muhammad berusia 25 th, Khadijah berusia 45 th
    2.SAWDA BINTI ZAM’A
    Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya
    3. AISHA SIDDIQA/ AISYAH
    4. HAFSAH BINTI UMAR
    5. ZAINAB BINTI KHUZAYMA
    Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D.
    6. SALAMA BINTI UMAYYA
    Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun.
    7. ZAYNAB BINTI JAHSH
    Suami pertama ainab adalah Zayed Ibn Hereathah Al Kalby.
    8. ALJUAYRIYA BINTI HARITH
    Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan.
    9. SAFIYYA BINTI HUYAYY
    Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW.
    10. UMMU HABIBA BINTI SUFYAN
    Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish.
    11. MAYMUNA BINTI AL HARITH
    Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey.
    12. MARIA AL QABTIYYA
    Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H.

    5 dari 12 adalah orang tua. 7 orang tidak jelas apakah muda atau tua. Karena itu tidak ada tidak valid kalau langsung menyimpulkan bahwa Muhammad menikah bukan karena nafsu. Bahkan kalaupun sekitar 8 atau 9 isterinya janda tua, tidak ada jaminan bahwa Muhammad tidak melakukannya untuk memuaskan nafsunya!

    bahwa Muhammad adalah seorang Antikristus.

    Maksud anda apakah Muhammad membenci nabi Isa ? Muhammad tidak pernah mengajarkan umat muslim untuk membenci Isa atau mengingkari setiap perkataan atau perbuatan Isa. Kami percaya pada Isa, kami percaya bahwa beliau dilahirkan oleh seorang perawan, kami percaya bahwa beliau bisa berbicara ketika masih bayi dan hal2 lain dalam diri Isa yang sebenarnya secara logika tidak masuk akal. Yang kami tolak adalah ajaran Kristen yang sudah menyimpang dari jalan yang benar, misalnya ajaran bahwa Tuhan memiliki anak.

    Maaf! Isa tidak sama dengan Yesus. Isa berbeda dengan Yesus Kristus. Dua pribadi berbeda. Saya paham bahwa Qur’an bermaksud menyamakan keduanya, tetapi melihat apa yang diceritakan dalam Alkitab dan Qur’an, maka jelas bahwa Isa bukan Yesus. Karena itu, itu, dia adalah anti Kristus. Dengan kata lain, secara eksplisit Muhammad tidak mengajarkan orang untuk membenci Yesus, tetapi Muhammad membuat cerita tentang Yesus yang berbeda dan yang membuat muslim membenci Yesus yang sesungguhnya. Strategis sekali ya?

    Mengenai penyaliban
    Menurut seorang teolog swedia bernama Gunnar Samuelsson dari Universitas Gothenburg, Yesus tidak disalib. menurut hasil penelitiannya :
    cerita mengenai eksekusi Yesus adalah berdasarkan pada tradisi orang Kristen dan ilustrasi artistik, bukan berdasarkan naskah-naskah kuno. Hal tersebut ditulis Samuelsson dalam disertasi doktornya yang berjudul “Crucifixion in Antiquity – An Inquiry into the Background of the New Testament Terminology of Crucifixion”.
    Samuelsson, seorang kristiani yang taat, menyatakan bahwa Bibel telah disalahinterpretasikan. Tidak ada referensi eksplisit yang menyebutkan penggunaan paku untuk penyaliban di dalamnya, yang ada hanya Yesus ditusuk sebuah “staurus” menuju bukit Cavalry, yang juga bisa berarti “galah” atau “tongkat”. Demikian hasil penelitiannya menyebutkan.

    Aahhh… anda membaca baik-baik apa yang dia katakan? Yang dia kemukakan adalah ada berbagai arti dari kata yang diterjemahkan sebagai salib. Bukan bukti konklusif bahwa itu bukan salib. Kalaupun dia mengatakan bahwa itu bukti konklusif, maka dia bukan seorang Kristen seperti yang dia katakan, Lukas 24 : 39 dan Yohanes 20 : 27 menghapus kemungkinan bahwa yang dipakai hanyalah tongkat!

    Lagipula kalaupun dia benar, maka tidak ada ajaran muslim yang didukung oleh Samuelsson karena dia tetap percaya bahwa Yesus mati disalibkan tetapi dengan Salib yang berbentuk seperti tongkat!

    Jadi, bukan umat Islam saja yang menolak cerita ini, bahkan seorang kristiani yang taat saja berani menyatakan hal demikian.

    Tidak, anda salah. Hanya umat islam saja yang menolak itu. Samuelsson menerima itu, Hanya menurut dia. Kalau anda mau membaca bagaimana media salah membaca apa yang ditulis Samuelsson, silahkan baca ini: http://blogs.bible.org/bock/darrell_l._bock/crucifixion_one_final_time.

    Pertanyaan untuk anda adalah, bagaimana menurut anda kalau saya katakan bahwa sebenarnya ada pakar muslim yang mengatakan bahwa Muhammad tidak pernah ada? Apakah dia masih muslim?

    Dalam surah An nisa ayat 157-158
    dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah”*, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ’Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ’Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ’Isa. (157)
    Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ’Isa kepada-Nya*. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(158)

    yang menjadi multi interpretasi adalah kata “mengangkat Isa kepadaNya” pada ayat 158. Ada yang menganggap bahwa beliau di wafatkan namun ada juga yang menganggap beliau di angkat kelangit. Sedangkan ayat 157 yang menyatakan bahwa yang dibunuh itu bukan lah Isa, maka tidak ada keraguan diantara umat muslim.

    Pertama, dengan kata lain, Qur’an mengajarkan bahwa Yesus tidak mati dan tidak disalibkan. Muslim mengangkat tulisan Samuelsson untuk mendukung ajaran Qur’an adalah penipuan. Samuelsson mendukung penyaliban dan kematian Kristus, tetapi metode penyalibannya yang berbeda.

    Kedua, mana terjemahan yang benar Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, keduanya memiliki makna yang berbeda terhadap ayat ini.

    Mana ayat Alkitab yang menyatakan bahwa memang Muhammad diwahyukan dalam Alkitab? Ayat mana dalam kitab apa?
    mengenai hal itu, saya yakin akan kebenarannya ceritanya, mengenai dimana ayatnya, sama saja seperti saya menanyakan kepada anda dimana ada ayat dalam Injil yang menyatakan bahwa Muhammad adalah nabi palsu di akhir jaman. Untuk itu saya akan memberikan rujukan atas pertanyaan anda ini
    http://mualaf.blogsome.com/2008/04/30/kata-muhammadim-dalam-alkitab/

    Kalau anda tidak tau, mendingan anda tidak bicara. Di sini adalah tempat diskusi. Jadi kalau anda posting link ke tulisan orang lain, pastikan bahwa anda paham argumentasinya. Kalau tidak, mendingan tidak ngomong sama sekali, karena nantinya ini hanya akan terjadi perang link. Saya sudah baca link anda dan semua argumen di sana sudah dibantah total oleh orang Kristen. Bahkan pada awalnya Shabir Allypun yang menggunakan argument-argumen tersebut, sekarang tidak menggunakannya lagi. Ada banyak link ke tulisan-tulisan yang membantah pandangan bahwa dalam Alkitab diajarkan tentang Muhammad. Anda mengemukakan link, lalu saya mengemukakan link dan tidak ada diskusi. Jadi tolong dipahami!

    Mungkin anda harus belajar lagi (mengenai wahyu setan)?
    Maaf mungkin ada yang luput dari pengetahuan saya (maklum, manusia tempatnya salah dan khilaf), tapi bisakah anda menyebutkan dimana persisnya dalam Al-quran dan atau hadis yang mencatat mengenai cerita tersebut ? karena selama belasan menit saya mencari cerita itu di Internet, saya hanya mendapatkan cerita itu dari blog2 yang isinya anti terhadap ajaran Islam. Bahkan dalam postingan itu tidak pernah disebutkan sumbernya darimana, siapa yang meriwayatkannya , dan lain2nya.

    Tidak juga. Bahkan di Wikipedia pun ada. Bahkan di situs University of Southern California pun ada. Ini linknya: http://www.usc.edu/schools/college/crcc/engagement/resources/texts/muslim/quran/053.qmt.html#053.021

    Mengenai hadis tentang lalat,
    anda mengatakan bahwa itu sudah menjadi rahasia umum. Kalo saya mengajukan suatu argumentasi yang bahkan sudah umum, bukankah anda selalu minta bukti ilmiah atau darimana pegangan saya. Jadi sekarang Apakah ada penelitian ilmiah mengenai hal itu dan diumumkan dimedia masa , atau apakah anda pernah mencobanya dirumah, lalu apa yang terjadi pada anda setelah meminum air itu?

    Logika sederhana saja. Untuk meneliti hal itu gampang saja, silahkan celup satu sayap lalat ke dalam satu kultur steril, dan ke dalam kultur steril lain silahkan celupkan kedua sayap lalat. Biarkan kultur itu selama beberapa hari atau minggu dan lihat apakah ada pertumbuhan mikroba. Itu hal yang paling mudah dilakukan dan kalau itu sudah terbukti, maka pasti ada koar-koar dimana-mana. Buktinya sudah beratus-ratus tahun ada ilmuwan muslim dan tidak ada satupun penelitian tentang hal itu. Indikasi yang sangat kuat bahwa itu hanya isapan jempol belaka. Toh saya liat di berbagai blog di internet bahwa muslim mengutip penelitian tertentu yang katanya mengatakan bahwa lalat memiliki zat yang dapat menyembuhkan penyakit tertentu lalu mengklaim bahwa itu bukti bahwa ajaran dari hadits itu benar. Padahal yang dibicarakan adalah hal berbeda.

    Dimana tempat tersebut (tempat penemuan kerangka manusia raksasa)? Silahkan kasih informasi yang jelas!
    ilmuwan Rusia yang dipimpin Ernst Muldashev menemukan makam manusia raksasa. Panjang makam kurang lebih enam meter, dan lebar sekitar 1.8 meter. Di daerah lain di Suriah juga banyak ditemui makam manusia raksasa, di mana salah satu di antara manusia raksasa dalam kuburan itu tingginya mencapai 7.5 meter.

    penemuan jejak kaki raksasa di sebuah palung sungai Paluxy di Glen Rose, Texas AS, serta lukisan raksasa yang ditemukan di etsa lapisan terbawah padang pasir timur Los Angeles, California, AS. (Lihat tabloid Era Baru edisi 14/Tahun I 2003).

    Lalu jurnal ilmiah mana yang menyebutkan itu? Tabloid? Tabloid itu jurnal ilmiah?

    Selain itu juga ditemukannya kerangka tulang manusia raksasa oleh tim eksplorasi ARAMCO dalam eksplorasi ladang minyak di kawasan Empty Quarter, sebelah Timur Arab Saudi.
    Koran Travelling Thailand pada edisi 02 Juni 2005, juga melaporkan bahwa bencana Tsunami di samudera Hindia pada 26 Desember2005 lalu telah menyebabkan kerangka manusia raksasa purba terapung dipermukaan laut.Kerangka manusia besar dengan tinggi 3.1 meter ini ditemukan di kepulauan PP Thailand, dan sempat menjadi perhatian banyak orang.

    Jurnal ilmiah mana yang mengatakan itu dan silahkan kasih linknya. Ini hanya rumor. Islam mengatakan bahwa itu temuan ilmiah, silahkan kemukakan jurnalnya!

    Proses terbentuknya janin yang lebih kompleks berdasarkan Ilmiah
    Mengenai ini, saya bukan ahlinya untuk itu saya mengutip dari sebuah sumber di Internet
    http://sariwibowoaang.wordpress.com/2009/06/03/proses-terjadinya-manusia-secara-ilmiah-bersumber-dari-al-quran/
    kata “turab” (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai zat anorganis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara “Fakhkhar” yakni Carbonium (zat arang) dengan “shal-shal” yakni Oksigenium (zat pembakar) dan “hamaa-in” yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan Thien yakni Hidrogenium (Zat air).
    Jelasnya adalah persenyawaan antara:
    Fachchar (Carbonium = zat arang) dalam surat Ar Rahman ayat 14.
    Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dalam surat Ar Rahman ayat 14.
    Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surat Al Hijr ayat 28
    Thien (Hidrogenium = Zat Air) dalam surat As Sajadah, ayat 7.

    Lalu itu adalah jurnal ilmiah? Saya bisa mengutip berbagai pernyataan-pernyataan yang dibuat blog-blog untuk mendukung agama manapun. Kalau anda mau mengutip, silahkan mengutip jurnal ilmiah bukan asal ada blog yang mengatakanya, anda kutip. Silahkan!

    Kemudian bersenyawa dengan zat besi (Ferrum), Yodium, Kalium, Silcum dan mangaan, yang disebut “laazib” (zat-zat anorganis) dalam surat As Shafaat ayat 11. Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yang dinamai protein. Inilah yang disebut “Turab” (zat-zat anorganis) dalam surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yang terpandang penting ialah “Zat Kalium”, yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, teristimewa di dalam otot-otot. Zat Kalium ini dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus. Dengan berlangsungnya “Proteinisasi”, menjelmakan “proses penggantian” yang disebut “Substitusi”. Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron cosmic yang mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga “sebab ujud” atau Causa Formatis.

    Lalu ini saya baca di jurnal ilmiah mana? Blog lagi?

    Sumbernya informasi anda dari mana (mengenai ayat Al-quran dan hadis vs sains)?

    Sebenarnya saya heran dengan pertanyaan ini, apakan anda benar2 tidak tau atau memang sengaja tidak mau tau, coz berita ini ada dimana2. Tapi tetap akan saya bahas secara singkat :
    Tentang bertemunya air tawar dan air asin dilautan :
    Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. ” (Q.S Al Furqan:53)

    Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli kelautan (oceanografer) dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemukan beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. (dari berbagai sumber)

    Yang benar aja? Saya tidak menemukan apapun di internet tentang hal itu. Saya juga sudah coba cari di Jurnal Ilmiah tetapi tidak ada. Yang ada hanya di blog-blog muslim. Bisakah anda menunjukkannya di jurnal ilmiah?

    Tentang terbelahnya bulan :
    1. Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Bulan terbelah menjadi dua pada masa Rasulullah saw., lalu Rasulullah saw. bersabda: Saksikanlah oleh kalian. (Shahih Muslim No.5010)
    2. Hadis riwayat Anas ra.: Bahwa penduduk Mekah meminta kepada Rasulullah saw. untuk diperlihatkan kepada mereka satu mukjizat (tanda kenabian), maka Rasulullah saw. memperlihatkan kepada mereka mukjizat terbelahnya bulan sebanyak dua kali. (Shahih Muslim No.5013)
    3. Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.: Sesungguhnya bulan pernah terbelah pada masa Rasulullah saw.. (Shahih Muslim No.5015)

    Untuk fakta ilmiahnya, mungkin ada beberapa perdebatan karena bersumber pada gambar suatu garis yang ada di bulan, tapi saya tidak mengambil dari sumber itu melainkan dari cerita seorang amerika yang menyaksikan sendiri di televisi mengenai perjalanan luar angkasa yang menhadirkan 3 orang ilmuan antariksa amerika (jadi sumber tulisan ini berasal dari pernyataan antariksawan NASA, bukan berdasarkan gambar garis di bulan).
    Begini ceritanya :
    Pada tahun 1978, Mr. Pidcock menonton sebuah program mengenai perjalanan luar angkasa, dimana penyiar Inggris yang terkenal, James Burke, menerima tiga orang ilmuan antariksa Amerka. Dalam perdebatan itu, penyiar mengkiritk pengeluaran NASA yang berlebih-lebihan (jutaan dolar) untuk proyek antariksa, sementara ada jutaan penduduk bumi yang menderita kelaparan, penyakit dan kebodohan. Jawaban dari ahli antariksa tersebut menegaskan bahwa karena perjalanan antariksa inilah yang memungkin pembangunan teknologi terpan dalam bidang diagnosa dan pengobatan penyakit, industri, pertanian dan banyak bidang lainnya. Dalam debat itu, mereka merujuk pada (peristiwa) pertama kalinya seorang manusia mendarat di permukaan bulan, dan bagaimana perjalanan tersebut menghabiskan dana lebih dari $100 juta dolar. Lebih lanjut ilmuwan tersebut mengatakan bahwa perjalanan ini telah membuktikan sebuah fakta sains, yang jika mereka menghabiskan waktu sebanyak yang telah mereka lakukan utnuk meyakinkan manusia mengenainya, tidak akan ada yang mempercayai mereka. Fakta ini adalah bahwa pada zaman dahulu bulan telah terbelah dan bersatu kembali, ada banyak petunjuk yang nyata di perbukaan bulan untuk membuktikannya.
    (sumber : http://rohisonline.com/?p=246)

    Isapan jempol, coba liat situs NASA (http://lunarscience.nasa.gov/ask-archive/36). Isu itu tidak benar. Hanya isu-isu yang ditiupkan oleh pihak muslim

    Tentang jasad Firaun yang utuh
    Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. QS. 10:92

    Fakta ilmiah
    Pada tahun 1898 M, Loret telah menemukan mummi di Thebes di lembah raja-raja –Wadi al-Muluk–, mummi tersebut terindentifikasi sebagai jenazah dari Fir’aun Merneptah yang dipastikan sebagai anak dari Fir’aun Ramses II.
    Di samping ditemukan mummi dari Merneptah juga ditemukan mummi dari Ramses II dalam keadaan utuh.
    Merneptah adalah Fir’aun yang mengejar-ngejar nabi Musa hingga ke laut dan mati tenggelam di laut, sedang Ramses II adalah fir’aun yang hidup persis sebelumnya, kedua-duanya hidup pada masa nabi Musa as.
    Kemudian, pada tanggal 8-7-1907, Elliot Smith membuka perban-perban mummi Merneptah untuk memeriksa badannya. Kemudian Elliot Smith mengarang buku The Royal Mummies pada tahun 1912, dalam buku tersebut dijelaskan, ketika Eliot Smith membuka perbanperban mummi pada tahun 1907, mummi tersebut dalam keadaan baik dan utuh walaupun ada kerusakan di beberapa bagian. Setelah Eliot Smith meneliti mummi tersebut pada 1907, mummi tersebut dipamerkan di musium Cairo dengan kepala dan leher terbuka tanpa perban supaya setiap pengunjung dapat melihat dengan nyata, sedang badannya ditutup kain sedemikian rupa supaya dapat terlindungi dari kerusakan karena kelembaban udara dan bakteri.
    (Sumber : http://ibnumariam.wordpress.com/2010/01/06/penemuan-mummi-fir%E2%80%99aun-dan-kebenaran-al-quran/)

    Itu Jurnal ilmiah? Bisakah anda mengutik jurnal ilmiah untuk mendukung klaim anda?

    Aaahhh… banyak yang tidak benar kok. Lalu ada banyak hal yang diajarkan oleh para filsuf Yunani yang benar sebelum Muhammad muncul. Lalu apakah saya harus mengakui tulisan mereka sebagai wahyu? Kalau iya syukurlah! Kalau tidak, kenapa anda pake standar ganda?

    Katakan yang mana yang tidak benar ? mungkin yang ada maksud dalam pernyataan anda adalah “belum terbukti kebenarannya” bukan “tidak terbukti kebenarannya”. Hal apa saja yang diajarkan filsuf yunani yang akhirnya menjadi kebenaran ? apakah yng anda maksud itu berupa ramalan seperti ramalan Nastrodamus. Kalo yang begituan mah, mama loren juga bisa.

    Saya sudah tunjukkan di atas bahwa sebagian besar (kalau tidak dapat dikatakan semuanya) salah. Setidaknya informasi anda bukan dari jurnal ilmiah tetapi dari blog-blog yang tidak jelas status ilmiahnya. Mau tau tentang Filsuf Yunani yang ilmiah pra islam?
    .
    Thales: berhasil memprediksi gerhana bulan pertama kali di dunia (Kuliah filsafat dari Ronald H. Nash, R. C. Sproul, dan Gordon H. Clark)

    Pitagoras: bahwa bumi bergerak pada orbit tertentu (Plotinus Ennead II, A.H. Armstrong (trans.), London: William Heinemann Ltd & Cambridge Massachusetts: Harvard University Press, 1966: 47. See also Russell, 1991: 222; and Arthur Fairbanks, Pythagoras, 1898: 136).
    Dan masih banyak yang lain. Saya kurang rajin untuk itu di sini.

    Apakah anda akan menganggap semua ini sebagai Mama Loren? Lalu kalau semua ini Mama Loren, maka Muhammadpun sama dengan Mama Loren.

    Islam mencopy paste sebagian ajaran dari Agama Yahudi dan Kristen, tetapi itu sudah diputarbalikkan.

    Bukan mengkopi paste, kalo ada cerita di Injil yang sama seperti cerita yang ada di taurat, apakah itu artinya Injil mengkopi paste Taurat?
    Yaaa…itu copy paste, tetapi copy paste yang tanpa pemutarbalikkan

    Kesamaan dalam ke-3 kitab Itu membuktikan bahwa sumber dari k-3 kitab itu adalah sama. Tuhan yang disembah oleh Muhammad, adalah Tuhan yang disembah oleh Isa dan juga Musa.
    Argumen anda tidak valid. Ukuran validitas sebuah argument adalah ada tidaknya kesimpulan lain yang didapatkan dari informasi yang sama. Informasi yang anda kemukakan masih memberi kemungkinan bahwa bisa saja Muhammad memang punya agenda politik tertentu untuk menulis seperti itu, atau bisa saja Muhammad dengar-dengar cerita dari orang sekitarnya yang hanya setengah paham tentang kekristenan lalu menulis itu mengingat itu dan mengucapkannya dan merasa bahwa itu adalah firman Tuhan dan berbagai kemungkinan lain

    Lalu ayat mana yang diputar balikan Al-qur’an ? tentang larangan menyembah berhala kah? atau tentang larangan berbuat maksiat kah? Tidak ada yang berbeda dengan ajaran ketauhid-an yang yang ada hanya lah meninggalkan beberapa ketentuan2 dalam kitab terdahulu seperti tentang mensucikan hari sabat atau bunuh diri sebagai syarat tobat.

    Ya. Qur’an yang putar balik karena ajarannya bertentangan dengan ajaran kitab sebelumnya. Disamping itu, apa yang menurut Qur’an merupakan ajaran Kristen bukan ajaran Kristen sama sekali, misalnya Trinitas.

    Kalau dua pihak mempelajari sumber yang sama dan muncul dengan kesimpulan berbeda, menurut anda, yang mana yang harus saya percaya? Ini bukan masalah siapa yang dekat dan siapa yang jauh, tetapi kesimpulan berbeda dari sumber informasi yang sama.

    Anda memang benar, tapi yang menjadi masalah adalah bukan hanya kesimpulan tetapi sumbernya juga berbeda, saya mengutip dari Al-quran dan hadis yang Sahih serta beberapa fakta ilmiah. Sedangkan pendapat lainnya bersumber kepada ayat Alqur’an yang tidak lengkap dan tidak jelas, hadis yang tidak sahih dan bahkan palsu, serta pendapatnya sendiri mengenai orang hal yang tidak dikenalnya.

    Pernyataan Anda kontradiktif karena awalnya membenarkan saya yang mengatakan sumber sama tetapi kesimpulan berbeda antara dua pihak yang bertentangan tetapi kemudian anda membantah itu dengan mengatakan bahwa anda mengutip Qur’an yang tidak lengkap dan Hadits yang tidak syahih. Mana yang benar? Keduanya mengutip sumber yang sama atau tidak sama? Kalau anda mengutip yang syahih dan yang lain mengutip yan tidak syahih, apakah keduanya mengutip sumber yang sama? Logika macam apa itu?

    Lalu anda mengutip fakta ilmiah? Periksa kembali kutipan anda. Anda hanya mengutip beberapa blog dan satu tabloid, bukan jurnal ilmiah sama sekali dan bahkan anda mengklaim NASA mendukung teori terbelahnya bulan sedangkan di situs NASA, dikatakan tidak ada bukti seperti itu. Lalu??

  5. chibi berkata:

    Wooow luar biasa sekali argument anda, saya pikir anda sudah menyiapkan ini sejak lama. Maaf yah kalo argument saya tidak sebaik anda karn saya bukan lu2san pesantren, bukan juga seorang teolog atau juga orang yang menghabiskan waktunya untuk mempelajari kelemahan agama lain, krn saya tidak pernah berfikir untuk membenci agama atau tokoh agama lain. Tapi sehebat apapun argument anda, tetap tidak akan mempengaruhi iman saya.

    Saya bukan lulusan pendidikan teologia. Argumen sayapun hanya argumen biasa saja. Saya hanya orang Kristen yang mau belajar tentang iman saya dan belajar mempertahankannya secara intelek yaitu secara logis. Kalau misalnya saya harus pindah agama, maka setidaknya agama yang saya akan anut itu harus bisa menghancurkan argument pendukung agama saya yang sekarang. Kalau tidak, maka saya tidak akan berpindah agama.

    Jawaban saya itu bukan jawaban yang sudah dipersiapkan sejak lama. Saya tidak ada persiapan khusus menjawab argumen anda. Saya hanya mengamati argumen anda mencoba menunjukkan lubang-lubangnya. Lagi pula di jaman internet ini, tidak sulit cari informasi dari sumber yang tepat. Jadi tidak ada istimewanya jawaban saya.

    Juga tidak terlalu penting buat saya iman anda tergoncang atau tidak. Saya mengemukakan argumentasi logis membantah ajaran agama anda. Kalau sudah dibantah dan anda tidak mau melepas ajaran agama anda, itu bukan masalah saya. Saya hanya focus pada argument.

    Satu hal yang saya perhatikan dari anda yang berbeda dari muslim lain yang saya sudah diskusi sebelumnya adalah bahwa sejauh ini anda sopan. Itu adalah hal yang sangat kondusif dalam diskusi. Jadi saya berterima kasih kepada anda untuk itu.

    saya tetap akan coba menjawab pertanyaan2 yang anda ajukan.

    Silahkan! Tetapi yang saya kemukakan bukan hanya pertanyaan-pertanyaan tetapi juga argumen-argumen yang membantah argumen anda.

    Perjanjian Lama berisi janji akan adanya Juruselamat. Sejak Kejatuhan Manusia ke dalam dosa sudah ada janji akan adanya Juruselamat. Sejak Perjanjian Lama, selalu ada janji akan adanya penebus. Mulai dari Adam dan Hawa yang harus ada korban ketika sudah berdosa. Ishak yang tidak jadi korban dan digantikan oleh domba. Demikian juga upacara-upacara dan nubuat-nubuat PL semuanya menjanjikan akan adanya penebus. Pada Perjanjian Baru, janji-janji itu digenapi dalam Yesus Kristus.

    Disamping itu, sejak PL sudah ada petunjuk akan adanya pluralitas dalam diri Allah.

    Dengan kata lain anda mengasumsikan bahwa Qur’an benar. Padahal yang diajarkan Qur’an tidak sesuai dengan yang diajarkan Alkitab. Karena itu, pandangan anda salah

    Dipostingan ditulis bahwa Muhammad berusaha menjauhkan inti dari ajaran perjanjian baru. Lalu bagaimana perjanjian lama, apa intinya? Dan apakah Muhammad juga berusaha menjauhkannya. Kalo memang benar dalam ajaran Islam Al-qur’an bertentangan dengan semua Alkitab, itu sama saja artinya kami mengharamkan kitab yang diturunkan kepada Isa n kami tidak mengakui kenabian Isa.

    Janda tidak berarti sudah tua. Apakah semua janda yang dinikahi Muhammad semuanya sudah tua? Kalau semuanya sudah tua dan tidak bisa disetubuhi lagi baru apa yang anda katakan benar.

    Saya tidak mengatakan mengatakan “semua”.

    Karena itu, jelas argumen anda tidak valid. Kalau semuanya sudah tua, baru argumen anda valid.

    Yang benar saja, narasi Aisya dalam Bukhari (Bukhari, volume 5, #234).

    Untuk umur ini memang banyak terjadi perdebatan terutama umat non muslim yang memakai bukhari vol.5 #234 sebagai tamengnya. Tapi apakah anda tidak mempertimbangkan bahwa untuk ini sudah banyak sekali diadakan pengujuian terhadap tanggal sejarah yang dikaitkan dengan usia Aisyah ini. Semua hasil uji ini menunjukan bahwa tidak benar bahwa usia Aisyah saat itu adalah 6 tahun.

    Jadi Syahih Al Bukhari menurut anda tidak benar dalam hal ini? Penelitian macam apa yang telah dilakukan yang bertentangan dengan syahih Bukhari? Ada jurnal yang bisa saya baca?

    Jadi karena dia nabi, maka dia diberi nafsu dan kemampuan lebih dan tenaga lebih sehingga dia boleh seenaknya menikah? Untuk hal ini dia tidak boleh ditiru dan untuk hal lain, dia harus ditiru? Anda melihat standar gandanya?

    Saya heran, kenapa selama ini kalian hanya membahas masalah rumah tangga Muhammad, sesuatu yang hanya merupakan sebagian kecil dari kehidupan beliau selama 60 tahun umur beliau. Apakah standar “teladan” menurut anda hanya berdasarkan itu saja ? bagaimana dengan hubungan sosialnya dengan kawan n lawan, pribadinya sebagai seorang suami atau ayah, dan bagaimana beliau menjadi seorang pemimpin. atau mungkin itu karna kalian tidak punya bahan lain untuk menjatuhkan nama Muhammad.

    Anda mengatakan bahwa kami ‘hanya’ membahas sebagian kecil kehidupan RT Muhammad? Aaaaa…… saya tidak tau apa yang anda katakan karena itu bukan yang saya lakukan atau yang dilakukan oleh tulisan di atas. Ada banyak hal yang diangkat dan salah satunya tentang kehidupan RT Muhammad. Jadi, klaim anda adalah klaim hanya klaim retoris yang tidak sesuai dengan fakta.

    Dengan kata lain juga, di sini anda melakukan Red Herring, bukannya menunjukkan ketiadaan standar ganda dari Muhammad tetapi anda mengalihkan pembicaraan secara illegal. Semoga anda belajar dari kesalahan seperti ini.

    5 dari 12 adalah orang tua. 7 orang tidak jelas apakah muda atau tua. Karena itu tidak ada tidak valid kalau langsung menyimpulkan bahwa Muhammad menikah bukan karena nafsu. Bahkan kalaupun sekitar 8 atau 9 isterinya janda tua, tidak ada jaminan bahwa Muhammad tidak melakukannya untuk memuaskan nafsunya!

    juga tidak ada jaminan bahwa semua itu dilakukan untuk memuaskan nafsunya
    Anda selalu ngomong nafsu..nafsu.. apakah didalam pikiran anda bahwa tujuan pernikahan itu adalah hanya untuk nafsu, menurut anda tidak adakah unsur tanggung jawab terhadap manusia dan Tuhan didalamnya??

    Saya tidak mengatakan itu kepastian, itu klaim anda. Kalau and abaca-baik-baik, maka yang saya katakan adalah ‘kemungkinan’ kesimpulan yang dapat diambil dari informasi yang anda. Dan karena ada kemungkinan itu, maka argument anda bahwa Muhammad hanya menikah bukan demi kepentingan nafsunya menjadi tidak valid. Secara kemungkinan memang ada, tetapi itu bukan kepastian. Sama seperti tidak ada kepastian bahwa dia menikah hanya untuk urusan nafsu. Dengan kata lain, anda tidak bisa mengatakan bahwa dia pasti tidak menikah untuk memenuhi nafsunya.

    Jadi menurut anda kalau dalam nafsu ada tanggung jawab atas manusia dan Tuhan, maka melakukan sesuatu karena nafsu menjadi benar? Kalau dalam mencuri, ada tanggung jawab terhadap manusia dan Tuhan di dalamnya maka itu bukan mencuri? Dengan kata lain, anda penganut etika situasional?

    Maaf! Isa tidak sama dengan Yesus. Isa berbeda dengan Yesus Kristus. Dua pribadi berbeda. Saya paham bahwa Qur’an bermaksud menyamakan keduanya, tetapi melihat apa yang diceritakan dalam Alkitab dan Qur’an, maka jelas bahwa Isa bukan Yesus. Karena itu, itu, dia adalah anti Kristus. Dengan kata lain, secara eksplisit Muhammad tidak mengajarkan orang untuk membenci Yesus, tetapi Muhammad membuat cerita tentang Yesus yang berbeda dan yang membuat muslim membenci Yesus yang sesungguhnya. Strategis sekali ya?

    Terlihat sekali, bahwa bukan Muhammad yang anti kristus tetapi anda yang anti Muhammad dan Isa.
    Oh jadi maksudnya, Isa adalah hamba Allah yang diutus dengan membawa Injil untuk menyebarkan agama Allah dan lolos dari pembunuhan, sedangkan Yesus adalah anak Allah yang sosoknya ada di tiang salib dan wajib untuk disembah. itu artinya bahwa sekarang tidak ada lagi kaum nashara, para pengikut isa, yang ada hanyalah pengikut Yesus.

    Ya. Saya mengatakan bahwa Muhammad bermaksud menyatakan bahwa Isa itu adalah Yesus. Padalah yang dia ceritakan itu bukan Yesus sama sekali. Karena itu dia memutarbalikkan kisah tentang Yesus, maka dia adalah anti Yesus. Saya memang anti Isa, karena Isa diklaim sebagai Yesus padahal sebenarnya tidak demikian.

    Kalo begitu, ya kami hanya percaya dengan Isa bukan dengan Yesus ! Saya tidak membenci Yesus atau tokoh agama lain, tp Terserah anda mau mencap saya sebagai anti kristus. So what ??!! saya malah berdoa kepada Allah agar saya dan keturunan saya dijadikan anti kristus hingga akhir jaman !!!

    Good. Jadi anda melihat kesalahan logika yang dilakukan oleh penulis Qur’an. Dia mengklaim bahwa Yesus adalah Isa, dan dengan demikian merendahkan Yesus, tetapi di pihak lain mengaku cinta Yesus. Goodlah kalau anda mengaku sebagai anti Kristus! Pengakuan yang sangat jujur!

    Lagipula kalaupun dia benar, maka tidak ada ajaran muslim yang didukung oleh Samuelsson karena dia tetap percaya bahwa Yesus mati disalibkan tetapi dengan Salib yang berbentuk seperti tongkat!

    Kalo begitu ganti saja lambang “salib” dengan lambang “tongkat” karna ternyata definisi salib berbeda dengan definisi tongkat. Atau rubahlah setiap definisi “salib” yang ada

    Kalau memang benar itu hanya tongkat, maka seharusnya tanda salib dirubah menjadi tongkat. Masalahnya adalah bahwa media (dan juga orang muslim seperti anda) melebih-lebihkan klaim Samuelsson dan mengajukan klaim-klaim yang katanya diajarkan oleh Samuelsson padahal sebenarnya tidak mengatakan secara definiitif bahwa salib Yesus berbentuk tongkat. Yang Samuelsson katakan adalah bahwa ada berbagai kemungkinan bentuk salib dan untuk melihat mana yang dimaksud, harus dipelajari kasus per kasus. Dan seperti saya tunjukkan dalam postingan sebelumnya, salib Yesus adalah salib yang berbentuk seperti yang kita kenal sekarang.

    Pertanyaan untuk anda adalah, bagaimana menurut anda kalau saya katakan bahwa sebenarnya ada pakar muslim yang mengatakan bahwa Muhammad tidak pernah ada? Apakah dia masih muslim?

    Apa arti pakar muslim ? apakah seorang non muslim yang bergelar pakar muslim atau seorang pakar yang berasal dari muslim.
    Kalaupun memang anda percaya terhadap perkataannya bahwa Muhammad tidak pernah ada, ya sudah.. mulai sekarang berhentilah berbicara tentang Muhammad. Buat apa membicarakan orang yang anda anggap tidak ada.

    OK. Pakar muslim adalah yang mengaku beragama islam dan mati-matian mengakui bahwa dia beragama islam tetapi dia mengatakan bahwa Muhammad tidak ada. Apakah anda masih percaya bahwa dia Islam? Kenapa anda menyuruh saya berbicara tentang Muhammad? Yang bilang Muhammad tidak pernah ada adalah seorang pakar di Jerman yang mengaku diri sebagai muslim. Saya hanya menanyakan kepada anda apakah menurut anda orang itu masih penganut islam? Jadi silahkan hentikan Strawmennya!

    Pertama, dengan kata lain, Qur’an mengajarkan bahwa Yesus tidak mati dan tidak disalibkan. Muslim mengangkat tulisan Samuelsson untuk mendukung ajaran Qur’an adalah penipuan. Samuelsson mendukung penyaliban dan kematian Kristus, tetapi metode penyalibannya yang berbeda.
    Kedua, mana terjemahan yang benar Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, keduanya memiliki makna yang berbeda terhadap ayat ini.

    Pertama, memang benar dalam ajaran kami bahwa Isa tidak dibunuh atau disalib. Masalah siapa yang dibunuh atau bagaimana dia dibunuh atau metode penyaliban bukan konteks dari ayat ini.

    Ya. Jadi dengan kata lain, anda mengakui bahwa anda salah membaca tulisan Samuelsson. Sebagian orang Kristenpun salah membaca tulisan Samuelsson dan langsung menyerang dia. Padahal yang dia katakan bukan seperti yang diserang. Baguslah kalau anda memang mengakui bahwa anda salah kaprah. Itu cara diskusi yang sangat baik.

    Kedua, setelah saya bandingkan ke-2 ayat ini dalam terjemahan bahasa Indonesia terbitan DEPAG, dan English versionya yang saya dapat di internet, ternyata tidak ada perbedaan makna diantara ke-2nya. Intinya adalah bahwa yang dibunuh bukanlah Isa melainkan orang yang diserupai dengannya; yang membunuhpun sebenarnya ragu kalo yang dibunuh adalah Isa, mereka hanya berasumsi saja; dan yang terakhir bahwa Isa yang asli sudah diselamatkan oleh Allah

    Anda salah, setidaknya terjemahan Yusuf Ali mengatakan “…but they killed him not, nor crucified him, but so it was made to appear to them…” Senada dengan itu adalah terjemahan Shakir. Dalam bahasa Indonesia dikatakan bahwa ada orang yang dijadikan serupa dengan Isa, tetapi dalam terjemahan Yusuf Ali dikatakan bahwa bagi orang Yahudi ditampakkan seolah-olah Yesus yang disalibkan. Tidak jelas bagaimana caranya supaya tampak seolah-olah Yesus disalibkan. Jadi mana yang benar?

    Kalau anda tidak tau, mendingan anda tidak bicara. Di sini adalah tempat diskusi. Jadi kalau anda posting link ke tulisan orang lain, pastikan bahwa anda paham argumentasinya. Kalau tidak, mendingan tidak ngomong sama sekali, karena nantinya ini hanya akan terjadi perang link. Ada banyak link ke tulisan-tulisan yang membantah pandangan bahwa dalam Alkitab diajarkan tentang Muhammad

    Pertama, satu2nya Link yang saya rujuk hanyalah Link ini, yang lain hanya sebagai sumber informasi.
    Dan sumber-sumber informasi tersebut sudah banyak bantahannya di Internet. Mendingan anda ringkas saja argumennya sehingga saya pun bisa membantahnya. Lagipula kalau anda menyuguhkan link tanpa anda tahu argumennya, itu tidak punya arti apa-apa.

    Ke-2, apa yang anda inginkan ? apakah anda ingin saya mencarinya di alkitab dengan tangan saya sendiri? Saya tidak perlu melakukan hal itu, karna ternyata jawaban yang anda inginkan sudah banyak dijawab oleh orang yang lebih ahli mengenai masalah itu.

    Yang saya inginkan adalah diskusi. BUkan hanya perang link. Saya tidak suka itu! Tujuan saya adalah diskusi. Seperti yang saya katakan, sudah banyak bantahan terhadap argument-argumen yang dikemukakan dalam blog-blog yang anda kasih linknya di sini. Kalau anda tidak mau diskusi alias tidak tahu apa argumen inti dari link anda, mendingan tidak usah kasih link.

    Ya..i..ya..lah.. dibantah, kalo tidak ada pembantahan maka tidak ada lagi orang Kristen di bumi saat ini, coz semuanya pada masuk Islam
    Karena itu, silahkan kemukakan argumen di sini. Seperti yang saya bilang, ini adalah tempat diskusi, bukan perang link.

    mengenai hadis lalat
    kalo anda tidak mau mencobanya, ntar deh biar saya yang coba. dan berharaplah saya mendapat reaksi negatif setelah mencobanya untuk membenarkan “logika sederhana” anda

    Ditunggu dan ditunggu jurnal yang memuat hasil penelitian anda. Kalau sudah, tolong diinfokan ke saya. Dengan kata lain juga, tidak dapat dikatakan bahwa ada bukti ilmiah yang mendukung ayat hadits tersebut seperti yang anda katakan. Kalau anda tidak bisa menunjukkan invaliditas, argumen saya, maka yang anda katakan tidak ada gunanya!

    Tidak juga. Bahkan di Wikipedia pun ada. Bahkan di situs University of Southern California pun ada.

    Setelah saya cek di link anda, dan saya tidak menemukan ada yang salah, itu hanya terjemahan biasa. Memang memuat nama Lat. and ‘Uzza itupun ada di Al-qur’an terjemahan Indonesia. Tapi yang saya maksud bukan mengenai nama lat. dan uzza tapi cerita mengenai bahwa sebelumnya Muhammad mengambil ayat2 dari setan lalu merevisinya menjadi ayat2 dalam surah an najm.

    Uupps sori, saya tidak liat baik-baik di sana. Maaf. Seharusnya saya kasih link ini dari University of Washington: http://public.wsu.edu/~brians/anglophone/satanic_verses/sv.html (bukan blog) yang mengatakan tentang pro kontra tentang penggantian ayat-ayat setan.

    Mengenai para filsuf Yunani yang anda sebutkan

    Saya ingin bertanya terlebih dahulu, menurut anda siapa yang membuat Alquran? Apakah menurut anda yang membuat itu adalah seorang arab yang buta huruf bernama Muhammad? Kalo benar, apakah Muhammad yang buta huruf itu bisa dibandingkan dengan para filsuf yunani tersebut? Para filsuf menggunakan ilmunya untuk menemukan jawaban, kalo yang seperti itu tidak bisa disebut wahyu.

    Justeru yang dipertanyakan di sini adalah siapa yang menulis Qur’an. Anda sekalian muslim berargumen bahwa karena memiliki ketepatan ilmiah (walaupun seperti yang saya tunjukkan, itu tidak benar) maka itu pasti dari Tuhan. Jadi di sini kalian menggunakan ketepatan ilmiah sebagai indicator bahwa sebuah tulisan adalah wahyu atau orang yang mengatakannya adalah nabi. Jadi, pertanyaannya sekarang adalah, apakah kalian mau konsisten menerapkan standar tersebut atau mau menggunakan standar ganda dimana kalau orang lain yang mendahului Muhammad mengemukakan pernyataan yang benar secara ilmiah, maka dia bukan nabi dan tulisannya bukan kitab suci, sedangkan Muhammad, kalau pernyataannya benar secara ilmiah, maka dia nabi dan tulisan yang dibuat berdasarkan apa yang dikatakannya adalah kitab suci. Apakah anda tidak melihat standar ganda yang sangat jelas di sana?

    Kalaupun benar misalnya para filsuf tersebut menggunakan ilmu mereka, maka bukan sebuah ketidakmungkinan bahwa Muhammad mendengar tentang hal itu sebelumnya dan mengulangnya. Dengan kata lain, memang Muhammad tidak menggunakan ilmu seperti para filsuf, tetapi dia menggunakan ilmu mendengar percakapan orang. Ingat, Muhammad adalah seorang pedagang dan dia pasti bertemu dengan berbagai macam orang dan bisa saja dia mendengar orang yang paham filsafat Yunani lalu dia mengulang itu saat mengatakan dia menerima wahyu. Dengan demikian, argumen anda tidak valid.

    Kalo anda mempelajari Alquran n hadis, anda akan menemukan bahwa pengetahuan para filsuf itu tidak ada apa2nya dibandingkan dengan pengetahuan di dalam ayat2 Alquran. Seorang yang seperti Muhammad bahkan para filsuf yunani yang anda sebutkan sekalipun tidak akan sanggup membuat yang seperti itu, karn yang membuat Alquran adalah Tuhan yang pengetahuannya meliputi apa yang ada di langit dan di bumi.

    Anda mau menipu siapa? Saya baru saja menunjukkan pada postingan sebelumnya bahwa yang anda katakan sebagai bukti ilmiah itu tidak benar adanya. Kok sekarang mau mengatakan bahwa Qur’an penuh dengan ajaran yang akurat secara ilmiah? Tolonglah konsisten!

    Injil copy paste taurat yang tanpa pemutarbalikkan. Disamping itu, apa yang menurut Qur’an merupakan ajaran Kristen bukan ajaran Kristen sama sekali, misalnya Trinitas.

    Kalo benar begitu, apakah didalam taurat atau ajaran nabi2 terdahulu juga mengajarkan ajaran Trinitas?
    Dalam ajaran nabi-nabi terdahulu, ada ayat-ayat yang menunjukkan pluralitas dalam diri Allah dan itu dibuat lebih jelas dalam Perjanjian Baru.

    Menurut anda mengapa ajran trinitas itu lebih benar dan lebih masuk akal dibandingkan ajaran ke Esa-an Tuhan?

    bisa saja Muhammad dengar-dengar cerita dari orang sekitarnya yang hanya setengah paham tentang kekristenan lalu menulis itu mengingat itu dan mengucapkannya dan merasa bahwa itu adalah firman Tuhan dan berbagai kemungkinan lain.
    Ajaran Trinitas karena ajaran itu tidak bertentangan dengan kitab suci sebelumnya (PL). Seperti yang saya katakan, ada ayat-ayat dalam PL yang menunjukkan pluralitas dalam diri Allah.

    Atau bisa juga kemungkinan bahwa apa yang diucapkannya adalah apa yang diberitakan oleh Jibril yang dibawa dari Tuhan.
    Betul. Semua itu serba kemungkinan, tetapi anda menganggap kemungkinan itu sebagai kepastian. Itu yang menjadi masalah! Kalau tidak ada kepastian dan anda menganggap ada kepastian (seperti yang anda lakukan), maka itu adalah sebuah sesat berpikir.

    Pernyataan Anda kontradiktif karena awalnya membenarkan saya yang mengatakan sumber sama tetapi kesimpulan berbeda antara dua pihak yang bertentangan tetapi kemudian anda membantah itu dengan mengatakan bahwa anda mengutip Qur’an yang tidak lengkap dan Hadits yang tidak syahih. Mana yang benar? Keduanya mengutip sumber yang sama atau tidak sama? Kalau anda mengutip yang syahih dan yang lain mengutip yan tidak syahih, apakah keduanya mengutip sumber yang sama? Logika macam apa itu?
    OK. Tetapi hadits non syahih yang mana yang digunakan oleh David Wood untuk mendukung argumennya?

    Maaf anda harusnya menelaah dulu komen saya. yang saya benarkan dalam pernyataan anda adalah bahwa “bukan masalah siapa yang dekat dan siapa yang jauh”. Sudah jelas bahwa yang dikutip oleh Mrs.wood adalah hadis2 yang masih dalam perdebatan dan biasanya memang dijadikan sumber oleh non muslim untuk menyerang islam, bukan Hadis sahih yang sudah disepakati kebenarannya.

    Mengenai sumber argument saya
    Apa bedanya saya mengutip dari internet atau dari jurnal ilmiah. Apakah kalo saya mengutipnya dari jurnal Ilmiah,
    Jelas sangat beda. Sudah anda lihat sendiri bagaimana orang-orang di Internet dan media dan bahkan beberapa kalangan Kristen salah paham terhadap tulisan Samuelsson dan anda terjebak ke dalamnya. Karena itu saya ingin melihat jurnal yang anda katakan mendukung klaim dari blog-blog atau tabloid-tabloid yang anda kutip. Kalau anda tidak mau kutip jurnalnya, itu hak anda. Dan kalau anda tidak melakukannya, maka anda tidak berhak mengatakan bahwa ada ayat Qur’an atau Hadits yang sesuai dengan fakta ilmiah. Anda tidak berhak mengatakannya karena tulisan-tulisan di media atau di blog-blog bisa diputarbalikkan, seperti saya kasih contoh dalam komentar sebelumnya.

    mata anda akan terbuka lebar dan kemudian membenarkan ayat2 Alquran n hadis?
    Ya, setidaknya saya akan akui anda benar bahwa ayat Qur’an atau hadis sesuai dengan temuan ilmiah. Masalahnya semua contoh yang anda angkat tidak ada satupun yang mendukung klaim seperti itu!

    Saya pikir jawabannya tetap tidak. Apabila ada 1 saja kebenaran Alquran n hadis yang terungkap, maka kalian akan sibuk membuat 1000 bantahan, kalao kalian punya waktu untuk membuat 1000 bantahan terhadap bukti kebenaran Alquran n hadis,

    Jadi menurut anda saya sedang berbohong ketika saya mengatakan bahwa saya akan mengakui bahwa ayat Qur’an atau hadis sesuai dengan temuan ilmiah kalau ada jurnal ilmiah yang mendukungnya? Mendingan anda jangan sok tahu, dan silahkan coba tunjukkan mana jurnal ilmiah yang mendukung kebenaran ayat Qur’an atau hadits. Tunjukkan dimana NASA mengatakan bahwa bulan pernah terbelah. Buktikan bahwa saya seorang penipu! Kalau anda tidak berani, maka kemungkinan besar anda adalah seorang penipu.

    kenapa kalian tidak mencoba membuat 1 saja bukti tentang kebenaran alkitab kalian !
    Siapa yang mengklaim bahwa karena ayat dalam Alkitab sesuai dengan temuan ilmiah, maka Alkitab adalah Firman Tuhan? Saya tidak mengklaim seperti itu. Silahkan anda meminta orang yang mengatakan demikian untuk mengajukan bukti seperti itu. Dengan kata lain anda jangan melakukan Strawmen di sini. Semoga anda paham itu strawen!

    Oh ya, kalau seandainya suatu saat anda akan menemukan fakta ilmiah bahwa sebenarnya gunung berfungsi sebagai paku bumi, yang menyebabkan bumi tidak bergoncang saat berputar atau menemukan fakta bahwa pada mulanya langit dan bumi adalah satu, maka ingatlah kalau itu sudah tertulis dlam Alquran !!

    Lalu anda melupakan semua kesalahan lain yang ada dalam Qur’an/Hadits yang bertentangan dengan fakta ilmiah? Kalau ada seperti itu, apakah anda mau mengakui bahwa tulisan filsuf Yunani juga adalah Kitab suci? Intinya adalah stop standar ganda!

  6. FLORENT berkata:

    Qur’an anda tulis kuran (pasti maksud anda dipelestkan dengan koran yang sekali baca bisa dibuang) kelewat pinter kayaknya anda…!!!!
    Saya minta maaf kalau itu menyinggung anda. Saya tidak bermaksud demikian. Sebagai uluran persahabatan dari saya, saya sudah hapus pengejaan kitab suci anda yang menurut anda salah. Saya minta maaf

    Anda menuntut sesuatu yang ilmiah….. tipe ilmuwan neh agaknya,
    Bukan saya yang menuntut sesuatu yang ilmiah. Para muslim yang mengaku-ngaku bahwa dalam Kuran terdapat pernyataan-pernyataan yang kemudian ternyata benar secara ilmiah. Karena itu, saya menuntut mereka menggunakan standar ilmiah kalau memang demikian. Dengan kata lain, saya sedang melakukan reductio ad absurdum

    Anda mengulas semua dengan sangat luar biasa…,
    Saya tidak tahu yang mana yang anda maksudkan. Itu bukan ulasan saya, tetapi terjemahan tulisan seseorang (coba baca pengantarnya). Ulasan saya hanyalah dalam diskusi barusan dengan teman anda chibi.

    Tanpa perlu meneliti secara ilmiah isi kepala anda saya bisa liat bahwa otak anda dihiasi iri, dengki, nafsu, amarah jelamaan iblis, setan dan dajal. Teliti sendiri aja, pasti di otak ANDA jadi tempat persemayaman iblis, setan & dajal.
    Wong bukan saya yang mengatakan harus meneliti ilmiah. Coba anda baca tulisan-tulisan dan hoax-hoax di internet tentang ketepatan Qur’an secara ilmiah. Ada begitu banyak. Bahkam teman ada sebelumnya juga mengatakan demikian. Karena muslim mengatakan bahwa Qur’an dan Hadits ilmiah, maka saya menuntut syarat ilmiah yang tinggi. Jadi bukan tanpa sebab saya menuntut yang ilmiah. Hal lain yang anda katakan hanyalah serangan terhadap pribadi saya tanpa menyinggung argumen. Itu adalah sesat berpikir yang disebut abusive ad hominem. Tolong dihentikan karena itu tidak bisa diterima di blog saya. Terima kasih atas perhatian anda!

    Makin banyak tau sesuatu harusnya bisa membuat orang makin santun dan maklum atas segala sesuatu, makin banyak tau itu artinya makin banyak Rahmat &
    Mmmmmmm…. saya tidak terlalu paham apa yang anda maksudkan. Saya juga tidak merasa bahwa saya tahu banyak. Yang saya tahu adalah ada hal yang saya ketahui dan ada hal yang tidak saya ketahui. Jadi komentar anda tampaknya tidak relevan dengan keadaan saya.

    Petunjuk yang dipercayakan kepada anda. Sikapilah selayaknya anda seorang agamawan atau ilmuwan sejati.
    Saya bukan ilmuwan. Saya hanya orang biasa. Dan saya juga tidak hanya mengangkat-angkat standar yang harus dipenuhi Qur’an dan Hadits. Itu adalah standar dari muslim sendiri. Saya hanya mempertanyakan konsistensinya di sini

    Ilmu bisa membuat orang fakir, kafir & binasa,
    Tidak berilmu pun demikian. Apalagi pura-pura ilmiah padahal sebenarnya tidak!

    Ilmu bisa juga membuat orang jadi mulia.
    Apa artinya mulia? Menerima segala sesuatu yang diajarkan beberapa kalangan dalam Islam bahwa Qur’an adalah sesuatu yang secara ilmiah akurat – walaupn sebenarnya tidak?

    Ilmu yang anda miliki sekarang menampakkan anda angkuh & sombong….!!!
    Jadi kalau saya menunjukkan bahwa yang diklaim sebagai ilmiah oleh beberapa kalangan muslim itu sebenarnya tidak ilmiah, maka itu disebut angkuh? Kalau itu definisinya, saya mengenakan label ‘angkuh’ dengan sebuah kebanggaan.

    Untuk menetralkan iblis, setan & dajal dari otak anda, saya punya caranya,
    Maaf, anda melakukan serangan abusive ad hominem saja. Anda tidak membantah argumentasi saya. Ini peringatan pertama untuk anda. Karena saya mengkritik islam (berdasarkan kriteria yang dikemukakan kaum Islam sendiri) maka itu disebut otak saya penuh dengan dajjal? Tolong hentikan semua ini. Kalau tidak, komentar anda berikutnya akan saya hapus. Terima kasih

    lafalkan : “ASTAGHFIRULLOHHH…” berkali-kali.
    mau bukti ilmiah, PRAKTEKAN DAN BUKTIKAN AJA SENDIRI…
    Saya tidak mau menggunakan mantra-mantra. Saya diminta untuk tidak melakukan itu oleh Tuhan saya. Itu bukan esensi doa

  7. zigma berkata:

    Pingin ikut nimbrung jika berkenan.
    Silahkan, selama anda memperhatikan peraturan di https://whereisthewisdon.wordpress.com/tentang/

    Smua Agama kayaknya mengarahkan umatnya untuk melakukan hal yang baik-baik dengan harapan hidup di Sorga setelah menempuh perjalanan dunia ini.
    Semua mengharapkan “SORGA”
    Apa itu ‘baik’? Apakah tidak mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat itu baik? Tahu darimana?

    Adam mengharap atas diri dan umatnya masuk sorga,
    Tahu darimana demikian?

    Ibrahim mengharap atas diri dan umatnya masuk sorga,
    Tahu darimana demikian?

    Musa mengharap atas diri dan umatnya masuk sorga,
    Tahu darimana demikian?

    “Yesus” mengharap diri dan umatnya masuk sorga,
    Tahu darimana demikian?

    Muhammad mengharap diri dan umatnya masuk sorga,
    Tahu darimana demikian?

    Malaikat mengharap diri masuk sorga,a
    Tahu darimana demikian?

    Jin mengharap diri dan umatnya masuk sorga,
    Tahu darimana demikian?

    Saya kira pemilik sorga cuma satu,
    Tahu darimana demikian?

    Wallahu a’lam…. apakah pemilik surga itu Yesus atau Bapaknya Yesus
    (maaf, klo ada allah bapanya yesus, ada allah engkongnya yesus ndak ya..??)
    ataukah Tuhannya Adam, Ibrahim, Musa, atau Muhammad
    Anda tahu darimana bahwa anda tidak bisa tau akan hal itu?

    Disini kan jelas, Tuhannya Muhammad ya Tuhannya Adam, Ibrahim & Musa.
    Tahu darimana demikian?

    Tapi karena Malaikat dan Jin juga mengharapkan masuk sorga,
    Mestinya Tuhannya manusia juga Tuhannya Malaikat & Jin.
    Tahu darimana demikian?

    Mhn, pencerahannya dari sudut pandang Den Bagus Paijo.
    Jawab dulu pertanyaan di atas baru kita diskusi

  8. Jemi (@jemimoy) berkata:

    Mas Paijo, anda kan seorang kristen yang faham betul tentang agama anda, bagaimana ada bisa begitu teguh dengan agama anda? Apakah keteguhan mas itu berdasarkan pembuktian ilmiah juga? sehingga membuat mas yakin betul dengan kebenaran agama mas sendiri. Terimakasih.

    • whereisthewisdom berkata:

      Jemy,
      Terima kasih sudah berkomentar. Saya tetap teguh dalam agama saya karena kritik terhadap agama saya tidak ada yang laku. Saya mempelajari agama saya dan saya mendengar kritk dari mereka yang berpandangan berseberangan. Saya menilai argumen mereka dan tidak ada satupun yang valid. Jadi saya menilai berdasarkan logis tidaknya kritikan lawan. Saya tidak mendasarkan pandangan agama saya pada ilmiah tidaknya, karena sesuatu yang ilmiah menggunakan argumen induktif (bukan deduktif) sehingga jawabannya hanya keniscayaan. Juga kalau saya menggunakan itu, secara logis, sesuatu yang ilmiah lebih tinggi posisinya dari wahyu alias saya membunuh diri atau munafik secara filosofis.

      Sementara itu, muslim tertentu (bukan semua) seringkali berkoar-koar bahwa kitab suci mereka adalah kitab suci yang paling ilmiah. Dengan kata lain, serangan ilmiah saya kepada muslim karena muslim sendiri yang menjadikan itu sebagai standar. Dengan kata lain lagi, saya sedang melakukan reductio ad absurdum,

  9. Jemi (@jemimoy) berkata:

    Boleh komentar lagi ya mas…, Kalo kita sedang berfikir dalam taraf keilmuan, bukankah kita harus meminggirkan hal-hal yang berkaitan dengan ketuhanan, karena jika sebuah kajian keilmuan yang menggunakan methodologi ilmiah, berhenti karena semuanya sudah kehendak tuhan, maka disitulah matinya sebuah ilmu pengetahuan.

    Sekarang ada jutaan ilmuwan muslim yang meneliti dan megkaji tentang islam yang mana Al Qur’an menjadi rujukan, Apakah mereka sedang meneliti sesuatu yang sia-sia? jika menurut mas islam hanya merupakan ide nabi Muhammad., karena nabi Muhammad bukanlah seorang professor yang bisa menciptakan argumen atau teori, dan akan terbantahkan oleh ilmuwan-ilmuwan muslim yang lebih canggih di masa kini. Tapi kenyataanya, adakah seorang professor masa kini yang bisa membuat kitab seperti Al Qur’an?

    Terimakasih.

    • whereisthewisdom berkata:

      Apa hubungan komentar anda pada bagian pertama (mulai dari kata “Boleh” sampai kata “ilmu pengetahuan) dengan bagian kedua (mulai dari kata “Sekarang” sampai kata “Qur’an”) di atas? Pada bagian pertama anda mendukung naturalisme metodologis atau malah mungkin naturalisme metafisis. Lalu pada bagian kedua anda mempertanyakan pandangan saya apakah orang-orang muslim yang sedang meneliti tentang Islam berdasarkan Qur’an adalah pekerjaan sia-sia? Pertanyaan untuk anda adalah apakah anda setuju dengan naturalisme metodologis atau anda setuju dengan naturalism metafisis? Kalau anda setuju dengan naturalism metafisik, maka pandangan anda itu akan menjadikan anda menjawab pertanyaan pada bagian kedua (yang anda ajukan kepada saya) secara afirmatif yaitu bahwa Muhammad salah. Kalau anda percaya naturalism metodologis, maka jelas upaya mereka yang anda sebutkan dalam paragraf kedua adalah upaya yang sia-sia, entah Muhammad benar atau salah.

      Terima kasih

    • whereisthewisdom berkata:

      Komentar saya dimutakhirkan karena ada sedikit kesalahan formulasi.
      Terima kasih

  10. Jemi (@jemimoy) berkata:

    Pandangan anda sebagai seorang kristen begitu tajam menyalahkan Islam, argumen dari orang islam tidak ada yang laku (valid) buat anda dan agama anda, sehingga anda memegang teguh agama anda, konsekuensi logis dari anda yang bisa bertahan dengan argumen anda tentang agama anda.
    Akhir kata, saya pegang prinsip dalam agama saya sebagai seorang muslim, “agamamu untuk kamu dan agamaku untuk aku”, dengan tetap menghargai anda yang beragama lain tanpa menghujat agama yang anda fahami.
    Maaf saya udah nyelonong ke blog anda, dan berkomentar…

    • whereisthewisdom berkata:

      Jemi, anda tidak membantah argumen saya tetapi berani mengatakan bahwa saya tidak bisa melihat validnya argumen muslim karena dibutakan oleh ajaran agama saya. Excuse me sir! Saya tunjukkan dengan argumen bagaimana argumen anda tidak valid dan tidak ada yang anda lakukan untuk menunjukkan invaliditas argumen saya. Anda hanya mengemukakan sebuah klaim. Kalau hanya sekedar klaim-mengklaim saya juga bisa. Tetapi itu bukan tugas saya. Itu bukan yang saya inginkan. Kalau memang posisi anda dapat dipertanggungjawabkan, jangan melarikan diri dari argumentasi yang ketat. Orang yang menghindari argumentasi yang ketat mengindikasikan bahwa pandangannya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara logis, atau dia memang tidak paham apa yang dipercayainya!

      Tetapi saya senang dengan diskusi anda karen anda tidak memaki seperti yang lain. Beberapa kali diskusi dengan islam, saya seringkali dimaki. Saya pikir orang seperti anda harus diikuti oleh kebanyakan muslim.

      Peace man!

  11. Jemi (@jemimoy) berkata:

    Saya tidak diajarkan untuk memaki orang yang beragama lain atau memaki agama yang ia fahami. Saya tidak melarikan diri seperti yang anda katakan, saya hanya merasa perbedaan background keyakinan yang membuat saya tidak bisa mengemukakan pendapat. Dari awal topik “Siapakah Muhammad?” yang bersumber dari David Wood, dan masih banyak lagi karya-karya orientalis yang mengulas sekitar kehidupan Nabi Muhammad. Semua berpendapat sama seperti itu bahkan ada yng lebih ekstrim. Dan saya juga baca “Sejarah Hidup Muhammad” karangan Haekal, yang mengulas juga pendapat orientalis tsb, lalu membantahnya.
    Anda menggunakan sumber yang anda percayai kebenarannya begitupun dengan saya, dengan kata lain argumen saya dan argumen anda pasti akan selalu bertentangan.
    “Jadi agamamu untuk kamu dan agamaku untuk aku” itulah yang terbaik buat saya.

    Terimakasih.

    • whereisthewisdom berkata:

      Saya tidak tau apa yang anda maksudkan dengan ‘memaki’ karena kalau satu pihak misalnya menunjukkan ketidakbenaran pihak lain, apakah itu termasuk kategori memaki? Ataukah itu masih dapat diterima?

      Juga saya tidak tau kalau David Wood adalah seorang orientalis. Dia adalah pengajar filsafat di salah satu universitas di Amerika dan tulisannya tentang Islam berdasarkan literatur-literatur Islam sendiri. Jadi saya tidak tahu relevansi tulisan anda dengan tulisan Wood di mana. Kalau misalnya anda mengatakan bahwa argumen-argumen David Wood tidak valid, silahkan tunjukkan! Itu namanya dialog dan diskusi. Sampai titik tertentu anda berusaha menunjukkannya, tetapi kemudian anda merusak upaya sendiri dengan melakukan klaim tanpa dasar. Kalau itu bukan melarikan diri dari diskusi, saya tidak tahu apa namanya.

      Sedikit informasi untuk anda, banyak juga penulis-penulis yang sangat anti Kristen dan orang kristen tidak melarikan diri. Kita berargumen secara ketat dengan mereka. Tetapi saya setuju dengan anda, bahwa tiap-tiap orang pada akhirnya akan bertanggung jawab terhadap agama yang dia percaya. Namun, kalau kita tau bahwa kita benar, adalah tidak bertanggung jawab untuk membiarkan orang lain dalam kesalahan.

      Salam Hormat!

  12. Jemi (@jemimoy) berkata:

    Salah satu prinsip dalam Islam adalah “tidak ada paksaan dalam agama”, sejalan dengan “agamamu untuk kamu dan agamaku untuk aku”. Jadi, tanggungjawab seorang muslim hanyalah sebatas mengajak dan mengabarkan kepada seluruh umat manusia untuk memeluk Islam, berhasil atau tidaknya bukan kewajiban, kita kembalikan kepada Dzat Yang Maha Membolak-balikkan hati manusia.

    • whereisthewisdom berkata:

      Sekali lagi saya setuju bahwa tugas kita adalah mengajak dan mengabarkan dan berdiskusi atau berdialog atau berdebat (apapun anda mau menyebutnya). Karena itu saya di sini mau berdiskusi atau berdialog atau berdebat. Dan dalam konteks itu argumentasi yang ketat adalah aturan yang harus diikuti. Saya kadang-kadang agak enggan diskusi dengan orang yang tidak memperhatikan hal seperti itu tetapi saya seringkali terpaksa berdiskusi juga karena ingin mengajarkan sesuatu tentang logika. Orang-orang seperti itu bukan hanya ada di kalangan muslim. Di kalangan Kristenpun ada banyak yang seperti itu. Sekali lagi, terima kasih karena telah berpartisipasi di sini. Senang berdiskusi dengan anda.

      Salam Hangat!
      Ma Kuru

  13. Jason XSuicide berkata:

    Saya lihat ada banyak mua’laf dari kalangan intelektual kristen dan bahkan aktifis gereja, merek masuk islam tanpa paksaan, rayuan, atau iming-iming sejumlah uang……, tapi kenapa yang berhasil “dikristenkan” itu kebanyakan orang miskin dan bodoh, yang mau di baptis hanya dengan satu box indomie, piyee iki? semoga mereka dan termasuk anda bisa kembali ke jalan yang benar.

  14. samury berkata:

    klo da orang saja yang mengaku sebagai nabi dipermasalahkan (yang mempermasalahkan tentunya untuk demi kepentingan golonganya sendiri)bagaimana klo orang itu mengaku dirinya TUHAN weleh..weleh…

  15. kunakri berkata:

    Ma kuru …….., anda tajam skali logikanya, ……

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s