Makanan Busuk koq Disajikan?

Beberapa saat lalu saya membaca tulisan seorang pendeta di sini. Saya mencoba untuk mengemukakan komentar di sana, tetapi rupanya cuma satu yang lolos. Karena itu, komentar kedua tidak dapat lagi saya postingkan. Komentar tersebut saya taruh di blog saya.

Pada bagian akhir tulisan tersebut si pendeta mengatakan “Yang harus diperhatikan oleh pembaca Alkitab ialah membebaskan diri dari pengertian awal yang sudah dimiliki sendiri.”

Masalahnya adalah pada bagian awal si pendeta tersebut mengatakan kita harus berpegang pada pandangan bahwa “Firman Allah sendiri tidak identik dengan Alkitab.” Itu adalah pandangan awal atau pra anggapan yang sudah dipegang sebelum membaca Alkitab. Kalau ini disengaja, maka ini adalah sebuah kemunafikan yaitu menolak secara eksplisit apa yang dipegangnya secara implisit. Kalau ini tidak disengaja, maka tentunya ada banyak yang masih harus dipelajari si pendeta. Kalau tidak, kasian jemaatnya. Kasian karena mereka hanya mendapat ‘makanan busuk’. Kapan jemaat bisa pintar kalau seperti ini?

Pos ini dipublikasikan di Filosofi, Logika. Tandai permalink.

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s