Credo ut Intelligam = Logika tidak dipakai?

Beberapa bulan lalu seorang bernama Ahmad Ismail Fernendez berdiskusi dengan saya di salah satu group di Facebook dan salah satu yang dikatakannya adalah bahwa pada dasarnya ajaran Kristen itu memang tidak logis. Mottonya saja credo ut intelligam alias percaya baru paham. Artinya orang kristen tidak paham apa yang dikatakan oleh ajarannya tetapi sudah buru-buru percaya. Ada juga beberapa orang Kristen yang berpemahaman mirip dengan itu.

Berikut ini adalah terjemahan tulisan Gordon H. Clark tentang makna dari motto credo ut intelligam. Terjemahan ini menunjukkan bahwa si Fernandez menggunakan kata ini dengan pemahamannya sendiri dan bukan pemahaman orang yang menggunakannya. Dengan kata lain kritikan si Fernandez hanyalah strawmen, walaupun dia mengaku-ngaku sebagai seorang yang sudah belajar filsafat selama belasan tahun. Berikut adalah terjemahannya.

Penggunaan kata ‘memahami’ oleh Anselmus tidak merujuk kepada pengertian akan proposisi teologis. Tidak mungkin kita mempercayai apa yang kita tidak pahami (kalau definisi ini digunakan). Serangkaian bunyi tanpa arti bukanlah obyek kepercayaan atau iman. Ketika Anselmus mengatakan credo ut intelligam, yang dimaksud adalah pertama-tama orang mendengar ajaran/tesis Injil dan saat gagasan itu memasuki pikirannya, dia mencoba mendeduksinya dengan logika saja. Saat seorang siswa sekolah menengah diberitahu bahwa sebuah segitiga yang sisi-sisinya 3, 4, dan 5 inchi adalah segitiga siku-siku, dia pahami makna dari kata-kata itu. Tetapi kalau dia Euclid atau Pascal, dia mencoba mendeduksinya dari aksioma-aksioma. Inilah makna kata ‘paham’ yang digunakan Anselmus. 

Catatan: keterangan saya di atas sebelum kutipan ini adalah sebuah enthymeme.

Pos ini dipublikasikan di Anselmus, Filosofi, Gordon H. Clark, Logika, Strawmen Argument dan tag , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Credo ut Intelligam = Logika tidak dipakai?

  1. Ping balik: Anselmus Dan Argumen Ontologis – Revisi | Futility over Futility

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s