Sok Logis, Tetapi Rupanya Hanya Gertakan

Di bawah ini adalah diskusi saya dengan seorang yang menyebut diri sebagai Ibrahim Al Farizi (AIF) di salah satu grup di Facebook. Perhatikan kemampuan si Ibrahim. Dia mengangkat topik, dia melakukan straw man, kemudian beralih topik. Pada awalnya dia datang seperti seorang yang paling hebat lalu menantang orang di grup dengan tantangan seperti ini “Sebelum debat besok atau lusa, saya ingin bertanya dulu, menurut anda, siapa kristener yang paling pintar di grup ini ? Dengan dialah saya nanti berhadap-hadapan. No hujat!!” Menjawab tantangan sok pintar seperti itu, komentar saudara Ivan Bartels sangat relevan. Saudara Ivan mengatakan “Kami tdk pernah memberikan predikat yg paling pintar kepada siapa pun disini, tapi krn anda begitu sangat sangat dan sangat ingin berdebat tentang hal ini dgn ketat, maka untuk menghormati permintaan anda saya akan minta ama Kuru sebagai opsi pertama yg sudah disampaikan ama Bura utk menemani anda disini.” Dengan kata lain saya tidak berdebat sebagai orang yang paling hebat di grup.

Berikut ini adalah diskusi tersebut saya pindahkan ke blog saya. Saya belum membahasnya saat ini. Refleksinya akan saya tulis kemudian hari, kalau ada kesempatan dan kemauan. Di sini AIF merujuk kepada si Ibrahim dan MMK merujuk kepada saya.

________________________________________________________________

AIF
Satu-satunya beban terberat dari kristen adalah menjelaskan tentang keilahian Yesus. Hukum kontradiksi mengatakan bahwa A tidak mungkin menjadi non A pada saat yang sama dalam relasi yang sama. Kehadiran Yesus di dunia “dianggap” sebagai pelanggaran hukum kontradiksi karena pada saat yang sama, orang-orang kristen mengatakan bahwa Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia merujuk pada sosok Yesus yang sama pula.

Apa implikasi dari pelanggaran hukum kontradiksi? saya rasa saudara-saudara sudah tau jawabannya karena hukum ini berlaku mutlak.

MMK
OK. SIlahkan Ibrahim jelaskan bagaimana pernyataan Kristen bahwa ‘Yesus 100% dan 100% Allah’ melanggar Hukum kontradiksi. Dengan kata lain apa yang dimaksud Kristen dengan pernyataan itu sehingga pernyataan itu melanggar hukum kontradiksi?

AIF
Sampailah kepada Sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto. karena menurut teman-teman anda bahwa anda dianggap paling pintar di grup ini maka dengan ini tabuh genderang debat dengan anda. kita Mulai.

Hukum kontradiksi mengatakan bahwa A tidak mungkin menjadi non A pada saat yang sama dalam relasi yang sama. Pribadi Yesus oleh orang-orang kristen diklaim sbagai 100% Allah dan 100% manusia merujuk pada sosok Yesus yang sama pula. Hal ini bertentangan dengan hukum kontradiksi karena tidak mungkin satu pribadi pada saat yang sama adalah ALLAH (A) dan pada saat yang sama pula Manusia (non A) merujuk pada satu pribadi yakni Yesus (Kecuali ada Yesus yang lain).

Kesimpulan : konsep Yesus 100% llah dan 100% Manusia adalah sesuatu yang absurd dan catat logika.

Catatan : menerima kedua proposisi yang saling bertentangan menjadi suatu kebenaran adalah tidak mungkin.

Kemungkinan benar adalah Yesus itu 100% Allah ATAU 100% manusia.

silahkan sdr. ma kuru menguji validitas argumen saya.

Wasalam

MMK
Pertanyaan saya yang kedua tidak dijawab dan justeru pertanyaan itulah yang mengekspose apakah anda sedang melakukan straw man atau tidak. Pertanyaan saya adalah apa yang dimaksud oleh Kristen saat mengatakan bahwa ‘Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah’ sehingga anda mengatakannya melanggar hukum kontradiksi. Silahkan!

AIF
Sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto, apakah argumen saya valid ? kedua, berkaitan dengan komentar anda yng barusan, justru karena klaim kristenlah yang menyatakan bahwa 1 pribadi Yesus itu adalah 100% Allah DAN 100% manusia. menurut aturan hukum kontradiksi ini adalah pelanggaran. apa anda tidak baca uraian saya di atas ?

kalau saya strawmen, anda tinggal membuktikan bahwa saya strawmen. silah gugat premis kedua itu, dan buktikan dengan argumen bahwa bahwa premis kedua (100% Allah dan 100% manusia) merupakan strawmen.

lets dance, Ma Kuru. The floor is yours…

MMK
Ibrahim, valid tidaknya argumenmu dilihat dari apa definsi term yang kau gunakan dalam argumen. Sekarang saya mau tanya, apa maksudnya term yang kau gunakan. Dengan kata lain apa definisimu. Jadi silahkan menjawab!

Apa artinya ‘100% manusia dan 100% Tuhan’? Silahkan!

AIF
sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto : masa untuk hal sederhana ini anda tidak tau..manusia artinya ciptaan. kalau Allah berarti pencipta. Bagaimana mungkin pada satu pibadi melekat 2 atribut 100% manusia DAN 100% Allah ? Jika kristen tidak mengklaim seperti itu berarti saya strawmen. kalau saya stawmen, buktikan lah Ma Kuru bahwa premis yang saya angkat itu strawmen. ingat buktikan dengan argumen lho.

MMK
Ibrahim, apa artinya ‘100%’? Orang bisa menggunakannya dengan berbagai macam arti. Apakah anda sedang berbicara seperti seperti dalam konteks matematika dimana sebuah gelas 200 ml berisi 100 ml air dan 100 ml cuka tidak dapat dikatakan sebagai 100% air dan 100% cuka sehingga kalau ditransfer ke kasus Yesus, maka tidak dapat dikatakan bahwa Yesus 100% manusia dan 100% Allah?

Ataukah anda sedang merujuk kepada fakta bahwa ajaran Kristen bahwa Ketuhanan Yesus tidak bercampur dengan kemanusiaannya sehingga tidak dapat dikatakan 50% manusia dan 50% Allah dan dengan demikian frase ‘100% manusia dan 100% Allah’ lebih merujuk kepada kemurnian kedua tabiat tersebut?

Kalau yang pertama yang anda maksudkan anda melakukan straw man. Kalau yang kedua yang anda maksudkan, tidak ada kontradiksi di sana.

Silahkan!

AIF
Sdr. Ma Kuru : hehehe…pasti sesuatu punya substansi. seperti tadi yang saya katakan bahwa 100% manusia berarti totalitas nya adalah manusia yang terbatas dalam poisisinya sebagai ciptaan. 100% sebagai Allah artinya totalitas sebagai pribadi yang punya kuasa dan berdaulat.

kalau saya strwmen…buktikan kepada saya bahwa itu tidak bercampur dan murni pada satu pribadi. apa argumen anda terkait premis itu ?

MMK
Ibrahim, anda tidak menjawab pertanyaan saya. Saya mengajukan dua kemungkinan interpretasi dari frase yang sedang dipermasalahkan beserta implikasi-implikasinya dimana yang terakhir adalah interpretasi Kristen. Saya bertanya, anda pilih yang mana dari kedua opsi tersebut dan kalau tidak dari kedua opsi tersebut yang anda pilih. Silahkan jawab!

AIF
Sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto : lho…anda ini gimana ? saya sudah bilang soal manusia (ciptaan) dan Allah (pencipta) itu tadi. kalau manusia yan manusia..kalau Allah yang Allah saja..itu yang saya pahami. kalau saya salah memahami ajaran agama anda, maka sya strawmen. kalau saya strawmen, silhkan buktikan bahwa premis yang anda gugat itu dengan argumen pula..apakah saya ngotot di sini sdr. Ma Kuru ? kalau sya strawmen (salah memahami), buktikan dengan argumen…bahwa yang saya pahami itu salah ?

MMK
Ibrahim, silahkan jawab pertanyaan saya karena saya tidak bisa mentolerir sesat pikir. Saya meminta anda memilih salah satu opsi interpretasi atau ada opsi ketiga. Tetapi anda tidak menjawab pertanyaan saya. Silahkan jawab!

Anda pilih interpretasi yang mana dari kedua itu?

AIF
Sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto : apa anda tidak lihat…say sudah pilih opsi pertama. sesat pikir saya dimana ? apakah anda tidak mengerti apa yang saya maksudkan ?

kalau sya strwmen..silahkan buktikan. yang paling tau doktrin agama anda kan anda…..

MMK
Ok. Kalau opsi pertama. Maka jelas anda straw man karena yang anda serang bukan posisi kristen, tetapi posisi anda sendiri. Dan jawaban itu sudah ada di komentar saya. Silahkan!

Atau posisi yang menurut anda adalah posisi Kristen

Baca baik-baik postingan saya.!

AIF
jadi apa maksud kristen dengan klaim 100% Allah DAN 100% manusia

MMK
Dilemma yang saya angkat membuat anda tidak punya pilihan yang cukup baik! Apa anda tidak baca pada opsi kedua yang saya sebutkan di sana?

AIF
Buktikan itu sebagai suatu kbenaran yang logis dan tidak melanggaar hukum logika. ada penjelasan logis dengan argumen mengnenai tidak bercampurnya ?

hmm…bukankah saya sudah mengatakan kalau sya strawmen…silahkan dibuktikan

sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto : anda mengataka bahwa natur tidak bercampur…ada kah penjelasan yang logis dan tidak melanggar hukum logika ??

MMK
Ibrahim, anda baru saja saya buktikan melakukan straw man. Kemudian dalam opsi kedua saya tunjukkan bahwa yang dipercaya Kristen yaitu bahwa Ketuhanan Yesus tidak bercampur dengan kemanusiaannya sehingga tidak dapat dikatakan 50% manusia dan 50% Allah dan dengan demikian frase ‘100% manusia dan 100% Allah’ lebih merujuk kepada kemurnian kedua tabiat tersebut. Atau ketidakbecampuran kedua tabiat tersebut, bukan angka matematis seperti strawman anda.

Kalau anda mengatakan itu melanggar hukum kontradiksi, silahkan tunjukkan ke saya. Saya mau tau!

Jadi frase itu hanya mengatakan bahwa kedua tabiat Kristus tidak saling bercampur, bukan dalam pengertian matematis seperti yang anda percaya kristen percaya!

AIF
lho..anda tidak membuktikan apa2 untuk strawmen saya..hanya mengatakan bahwa kriten tidak percaya seperti itu. kalau anda hanya klaim, maka untuk apa saya percaya anda ? apa penjelasan logis kalau kedua natur itu memang tidak bercampur ? atau jangan2 anda nipu saya…bisa saja lho..kan belm ada penjelsan tentang hal itu. ingkatnya begini Sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto : tau darimana bahwa itu tidak bercampur ?

MMK
Oke Ibrahim. Anda terlalu bodoh untuk diskusi di sini. Anda mengangkat sesuatu yang tidak dipercaya Kristen lalu datang ke sini menyerangnya seolah-olah itu adalah ajaran Kristen adalah sebuah straw man. Saya sudah bisa dengan kelakuan anda. Anda yang mengklaim posisi Kristen melanggar kontradiksi. Saya tunjukan bahwa anda straw man lalu mengemukakan posisi kristen sebenarnya. Anda mengatakan itu melanggar hukum kontradiksi. Kalau demikian, supaya tidak straw man, silahkan serang apa yang dipercayai Kristen yaitu opsi kedua. Tunjukkan kontradiksinya dimana! Kalau tidak anda out saya sudah bosan dengan sesat pikir anda.

Komentar terakhir anda adalah Red Herring. Kita tidak sedang berbicara tentang epistemiologi saya. Jadi tolong jawab pertanyaan. Jangan Red Herring! Jangan Straw man! SIlahkan!

AIF
sdr. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto : kalau anda tidak bisa membuktikan bahwa 2 hal itu tidak bercampur maka anda pun hanya klaim semata. tadi anda mengatakan bahwa saya strwmen. okey..saya ikuti saja artinya premis saya dalam konstruk argumen tadi tidak benar untuk smentara. ketika saya meminta argumen anda yang mendukung premis (yang anda akui sebagai pandangan kristen), anda tidak mampu menjelaskan (soal bercampur tdi). dengan demikian, klaim anda adalah tetap klaim. tidak ada alasan yang logis untuk terima itu..posisi saya stand.

MMK
Bego. Posisimu sudah dibantah tetapi masih ngaku-ngaku. Sudah straw man, Red Herring, tetapi mengaku-ngaku posisi stand. You out!

Catatan: dalam diskusi tersebut sebenarnya saya sudah memberi justifikasi (secara implisit) kalau itu straw man. Saya tidak mempercayai apa yang dianggapnya sebagai ajaran Kristen dan saya adalah orang Kristen. Karena itu setidaknya dari perspektif saya, dia melakukan strawmen karena dia menyerang yang saya tidak percayai. Saya juga tidak mengetahui kalau ada ajaran kristen yang mengatakan seperti yang dikatakan oleh AIF

Pos ini dipublikasikan di Dasar Bego, Logika, Red Herring, Strawmen Argument. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Sok Logis, Tetapi Rupanya Hanya Gertakan

  1. Ping balik: Tangan itu Harus Jaga Reputasi, Jangan Asal Tulis sa! | Futility over Futility

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s