Mengalihkan Pembicaraan alias Red Herring, Salah Satu Trik Dance Suat Dalam Diskusi

Berikut ini adalah diskusi yang melibatkan saya dan Dance Suat (katanya seorang misionaris) serta beberapa teman lain seperti Pdt. Esra Soru, dan Saudara Ivan Bartels, tentang format debat. Dance mengatakan bahwa format debat tertentu yang diusulkan Pak Esra hanya merupakan upaya menyembunyikan kepalsuan ajaran Calvinis. Saat diminta untuk memberikan alasan mengapa dia mengatakan demikian, Dance dengan gaya mutar-mutarnya tidak menjawab pertanyaan. Setelah saya menginformasikan bahwa format debat seperti yang diusulkan pak Esra juga format debat yang digunakan dalam debat Josh McDowell dan mendiang Ahmed Deedat dan itu tidak membatasi kemampuan McDowell membantah Deedat, Dance tidak membantahnya dan mempermasalahkan moderator. Dia mengalihkan pembicaraan tentang moderator. Di bawah ini adalah diskusinya. Semoga kita belajar dari kesalahan yang dilakukan Dance dan berupaya sekeras mungkin menghindarinya.

Ma Kuru:
Efek yang orang Kristen harus capai dalam hal pembelaan terhadap iman adalah “Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab.” ~John Robbins

Esra Soru
Makanya ќαlø nau debat harus ϐʊәԎ aturan Чƍ memungkkinkan untuk Ϊťų. Hanya dance suat Tΐϑαƙ berani na. Hahahaha

Dance
Omong Kosong dan hanya omong besar..Format debat Anda seperti mahasiswa yg sedang mempresentasikan karya ilmiah. Anda berusaha membatasi ruanglingkup pemikiran berdasarkan apa yang Anda mengerti, dalam analisa saya, Anda kuatir bila debat head to head apa yg tidak ada dalam benak Anda dapat membuka kesesatan Anda

Esra Soru
Klau śú pana’u tak usah Bükä mulut lagi. Diam2 sudah bu.

Dance
hahahaa, sedikit pun saya tidak gentar..hanya orang bodoh yang mau berdebat dengan format aneh kalian..silahkan tawarakan format debat Anda, saya belum pernah melihat dan mendengar forum debat terbuka dengan format yang Anda tawarkan..wkwkwkww

Esra Soru
Hehe… Format aneh? Lu pana’u karena format Ϊťų akan ϐʊәԎ lu pung mulut besar bungkam. Format aneh Ϊťų Чƍ model lu punya di jakarta. Ќαlø ktg berani ikut bsg punya Kέ♌āPå lu talalu pana’u ikut ktg punya? Wkwkw

Dance
wkwkwkwwkwkkwkwkwwk format yang ditawarkan bu, adalah format ujian skripsi/ thesis bukan debat..bu sengaja tawarkan debat begitu, karena bu takut kalau2 pemahaman bu tidak seluas lawan debat..bu mempersempit ruang lingkup pembahasan berdasarkan apa yg bu tahu bukan berdasarkan kebenaran obyektif

Esra Soru
Hahaha….berarti bu zn pernah ujian skripsi. Makanya zn ϐìšα bedakan.

Ma Mone
mangkali Pak Esra cuma mau supaya debat lebih fokus. satu bahasan selesai baru ke materi lainnya..

Esra Soru
Ya Ϊťų Чƍ ßεtα mau tp dance talalu baular na

Dance
Hanya alasan untuk menutupi ketidakmampuan dan kesesatan konsep Calvinist..Mengapa tidak berani debat head to head? mengapa harus seperti orang yg sedang mempresentasikan karya tulis di hadapan para dosen penguji wkwkkwkwkwww

Ma Kuru
Dance, supaya tidak asal klaim silahkan tunjukkan bagaimana format yang diajukan pak Esra (entah anda mau menyebutnya apa, silahkan) hanya merupakan upaya menutupi kesesatan ajaran/konsep Calvinis! Ditunggu!

Esra Soru
Lihat sa ќαlø śú begini berarti dance pung ular dong akan segera keluar. Wkwkwkk

Dance
Formatnya ialah dia mempresentasikan topik yang dibahas dan saya hanya menanggapi atau bertanya berdasarkan apa yg sudah diuraikan Esra..ya, hampir sama dengan mahasiswa/i yg sedang diuji..sudah jelas!

Ma Kuru
Dance, jadi mau anda adalah topik yang dibahas adalah topik lain dari yang dipresentasikan. Begitu atau bagaimana? Lalu bagaimana hubungan itu dengan menyembunyikan apa yang anda sebut sebagai konsep Calvinis yang salah? Apakah memusatkan perhatian pada topik yang sudah disetujui untuk diangkat otomatis berimplikasi bahwa sedang menyembunyikan sesuatu? Tolong berikan alasan-alasannya kalau demikian adanya pemahaman anda! Atau anda punya pemahaman lain selain yang saya kemukakan di atas?

Ma Mone
Formatnya ialah dia mempresentasikan topik yang dibahas dan saya hanya menanggapi atau bertanya berdasarkan apa yg sudah diuraikan Esra..ya, hampir sama dengan mahasiswa/i yg sedang diuji..sudah jelas!

=======================================

bukannya yg seperti itu lebih bagus buat pak Dance? meminjam istilah dalam tinju, pak Dance tinggal kasi pukulan stright, hook kiri hook kanan, dan pak Esra tugasnya hanya bisa block sa…

Esra Soru
Ќαlø śú begini mana dance pung batang hidung muncul lai?

Dance
Ma Mone: bukannya yg seperti itu lebih bagus buat pak Dance? meminjam istilah dalam tinju, pak Dance tinggal kasi pukulan stright, hook kiri hook kanan, dan pak Esra tugasnya hanya bisa block sa..

Tanggapan Saya:
Itu hanya siasat licik Esra Alfred Soru untuk menutupi kesesatan konsep Predestinasi Calvinistnya atau menutupi ketidakmengertian Calvinist secara mendalam___Kenapa harus takut debat dengan format yang normal?!

Ma Kuru: Kalau hanya Esra yang mempresentasikan, dia hanya mempresentasikan dari sudut pandangnya saja, yang sempit..Saya menilai ini hanya siasat licik untuk menutupi kesesatan kalian!

Ma Kuru
Dance, adalah satu yang sangat normal kalau lawan debat anda mempresentasikan hal yang dia tahu. Adalah tidak normal kalau anda mengharapkan untuk tetap disebut menanggapi presentasi orang lain sedangkan sebenarnya yang anda tanggapi bukan presentasi lawan tersebut. Jadi apa yang anda inginkan? Menanggapi sesuatu yang tidak dipresentasikan orang lain? Supaya anda tau debat Ahmed Deedat dengan Josh McDowell itu peraturannya. Deedat mengangkat topik dan Josh mengkritik Deedat terkait dengan topik yang diangkat. Tetapi itu tidak menghambat Josh menunjukkan secara pasti kesalahan Deedat. Ini hanya masalah kemampuan Dance. Kemampuan.

Saya kira hal yang normal kalau pak Esra memberikan presentasi tentang predestinasi dan mengharapkan anda membahas predestinasi pula.

Dance, anda juga mengatakan ada debat normal. Apa itu debat normal? Apa yang menyebabkan format seperti yang anda ajukan itu normal?

Dance
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: wkwkkwkwww Anda mau bandingkan bahwa format kalian sama dengan debat Ahmed Deedat dengan Josh McDowell..Siapa dulu moderatornya?! Hanya siasat licik kalian saja, kesimpulan saya bahwa kalian tidak punya kemampuan debat yg baik sesuai dengan pernyataan Anda>>Ini hanya masalah kemampuan Dance. Kemampuan___Kalau hanya masalah kemampuan kenapa harus takut dengan format debat..head to head!!

Ma Kuru
Dance, dengan kata lain anda mengalihkan pembicaraan. Format debat bukan masalah. Anda mengangkat tentang format debat, tetapi setelah ditunjukkan bahwa format seperti itu bukan masalah, anda mengalihkan pembicaraan dan berbicara tentang moderator. Dance, hal seperti ini semakin menguatkan apa yang teman-teman di sini katakan tentang ketidakmampuan anda.

Setelah melakukan Red Herring itu, anda kemudian melakukan serangan ad hominem dengan mengatakan bahwa semua ini hanya siasat licik kami.

Dance, berhentilah mengaku-ngaku sebagai hamba Tuhan kalau hanya seperti ini kemampuan anda.

Ivan Bartels
Bro Dance, ktnh dua bakawan bae tp dr kemaren b baca bro pung komen. Terlepas dr perdebatan kalvinis dan fundamentental atau apalah sebutannya, sejujurnya, b cukup kecewa cara bro menyampaikan tanggapan disini. Scara logis tdk ada yg benar dr tanggapan bro. Ketika bro blng Pak Esra memakai siasat licik utk menutupi kesalahan kalvinis, jelas ini bukan tanggapan yg bs di pertanggung-jawabkan. Sebaiknya jang cepat menuduh sebelum bs di buktikan. Klo bro blng “mungkin” Pak Esra melakukan kelicikan, ini b msh bs trima. Mungkin ini hal kecil dlm debat, tp klo bro sndiri snd bs konsisten menggunakan logika, maka b bs sj ragu deng kemampuan bro berargumentasi. Apa lg yg bro mau lawan adalah Pak Esra yg cukup ketat berdebat.

Ma Mone
oo.. jd skrg tidak boleh membandingkan dg debat deedat vs Mc Dowell dg pertimbangan siapa yg jd moderator, bkn krn formatnya..

Catatan
Tulisan ini tidak membantah ajaran Dance atau menunjukkan kesesatannya, tetapi menjadi peringatan ketika berdiskusi dengan Dance.

Pos ini dipublikasikan di Dance S. Suat, Dance Suat, Fundamentalis, Memang Bodoh, Murid GITS, Red Herring. Tandai permalink.

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s