Sonde Punya NPWP, Jadi Beta Sonde Pernah Bayar Pajak

Tadi beta dengar sipit-siput ada dua orang berbicara tentang pajak.

A sedang bercerita kepada B tentang pengalamannya di salah satu negara di Amerika Utara. A bercerita dia dimarahi oleh warga setempat karena melakukan kegiatan yang dianggap merusak salah satu fasilitas di sana. Si A tidak terima dan mengatakan ‘Memangnya kenapa? Apa hakmu?’ Si penduduk negara tersebut berkata, “Fasilitas itu dibangun dan dipelihara dengan pajak yang ku bayar. Jadi kau membuang-buang uang pajak saya.”

Si B merasa kagum, tetapi dengan nada putus asa mengatakan ‘Ya…. Kita di Indonesia mau bilang begitu, tetapi kita tidak pernah bayar pajak. Saya malah tidak punya NPWP. Jadinya tidak berani berbicara seperti itu.”

Si A membalas, “Kamu pernah berbelanja tidak? Belanja di mana saja?” Si B menyebutkan bahwa dia pernah berbelanja berbagai hal di berbagai tempat. Si A mengatakan, “Coba perhatikan struk belanjanya kalau memang menggunakan struk. Di sebagian besar (kalau tidak semua) struk belanja itu ada pajaknya. Kalau tidak ada, berarti mereka tidak tampilkan saja. Itulah cara kamu membayar pajak. Jadi kamu juga berhak menegur orang kalau mereka merusak fasilitas umum. Kamu memang mungkin harus punya NPWP. Tetapi bahkan sebelum kamu punya NPWP, kamu sudah bayar pajak. Jangan salah!”

Si B manggut-manggut.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s