Terlalu Bernafsu

Di bawah ini adalah diskusi saya dengan seorang bernama Umar Al Faruq di salah satu grup Facebook. Umar menanggapi tulisan Gordon Clark yang saya tampilkan di tautan ini yang diposting di grup tersebut. Begitu bersemangatnya dia hendak membuktikan sesuatu dengan asumsi Bertrand Russel, sampai dia mengabaikan begitu saja kritik tajam Clark terhadap Russel. Berikut diskusinya:

Umar Al Faruq: saiia kutip ini; Ketika seorang menggunakan satu kata, yang ia maksudkan tidak sama dengan yang orang lain maksudkan…. Adalah sesuatu yang fatal jika yang seorang maksud sama dengan yang dimaksudkan semua orang lain….Makna yang anda lekatkan pada kata yang anda gunakan pasti bergantung pada natur dari obyek yang anda kenal, sehingga karena tiap orang mengenal obyek yang berbeda, maka mereka tidak mungkin dapat berbicara dengan orang lain kecuali mereka melekatkan makna yang berbeda pada kata-kata yang mereka gunakan [195].>>> Nah marilah kita analisa kebenaran tentang kata2 dalam.al kitab yg ditemukan oleh paulus…

Bhuku: He he he he he… itu teori siapa yang diangkat? Apakah Clark setuju dengan pandangan yang dikuti? Apakah anda (Umar) setuju dengan pandangan tersebut?

Umar Al Faruq: jangan blendrang..
apa anda bisa mencerna dan memahami bahasa saya…?

Bhuku: Ah… anda mengutip tulisan di atas. Kutipan tersebut adalah sebuah pandangan filosofis. Anda mau menjadikan kutipan itu sebagai dasar untuk melakukan sesuatu, yaitu menilai Alkitab. Pertanyaan untuk anda adalah apakah pandangan itu belum dibantah penulis artikel sehingga anda masih mau menggunakannya? Kalau menurut anda belum dibantah, apakah anda dapat mempertanggung-jawabkan pandangan tersebut sehingga anda mau memakainya?

Umar Al Faruq: tentu… Saiia sepakat dengan pandangan yg saiia copaskan pd coment di atas. Karena bahasa, kata, teks adalah sebuah penjara besi yg mengurung sebuah makna…padahal makna sejatinya lebih daripada itu.

Bhuku: Andah sudah baca bagaimanah Clark membantah pandangan tersebut? Kalauh belum, bacah lagih dan cobah bantah bantahan Clark. Kalauh tidak, andah beroperasih dengan asumsih yang sudah dibantah.🙂 Dengan kata lain you are fighting on a losing ground🙂

Umar Al Faruq: Saiia tidak diskusi dengan clark… saiia diskusi dengan anda. Jika mau bantah silakan bantah argumen saiia.

Bhuku: Masalahnya adalah anda tidak memahami tulisan yang saya angkat. Tulisan itu mengangkat tulisan Russel dan tulisan Russel dibantah oleh Clark. Saya percaya bantahan Clark solid sehingga saya tidak perlu menerapkan prinsip Russel. Karena itu anda harus menunjukkan bahwa bantahan Clark tidak valid, supaya anda bisa meyakinkan saya bahwa posisi Russel pantas digunakan sebagai dasar.

Umar Al Faruq: anda masih kesulitan dengan sayur yg saiia hidanhkan… padahal itu objek yg bisa di jangkau indra. tetapi karena pengalaman dan pengetahuan anda tentang sayur itu nol…makanya anda ngeblank. Bagaimana mungkin anda menafsirkanan kitab kalau “kata” dan “gambar” yg saiia sajikan tidak tertangkap dalam memori anda. Lebih jauh tentang kata “AKU” …anda juga akan ngeblank memahami dan memaknai kata “AKU” dalam al kitab.. (kita simpan dulu kata “AKU”)… sekarang fokus pada teori anda.

Bhuku: He he he he…… Umar, anda gagal paham tulisan di atas. Tulisan di atas adalah kritik Clark terhadap pandangan Russel. Pandangan yang anda kutip adalah pandanan Russel. Nah, karena Clark sudah membantah pandangan Russel, seharusnya kalau anda masih mau menggunakan pandangan Russel sebagai dasar untuk menilai sesuatu, anda harus menunjukkan bahwa bantahan Clark tidak laku. Tetapi anda tidak melakukan itu. Anda setuju dengan Russel yang telah dibantah oleh Clark, tanpa anda membantah bantahan Clark. Dengan demikian anda berangkat dari sebuah asumsi yang sudah dipatahkan. Ya….. kalau anda mau diskusi dengan orang yang takut dibully dengan mengutip pandangan seorang filsuf, yaa…. silahkan saja. Tetapi saya bukan orang yang bisa dibully dengan cara seperti itu, Good luck man. Good luck.

Umar Al Faruq: Saiia juga tidak sepaham dengan Russel… saiia cuma sepaham dengan kutipan pada coment saiia di atas. Mungkin anda lagi sibuk… sehingga tidak bisa fokus dan takut terjebak dengan pertanyaan saiua… diskusi bisa kita lanjutkan kapan2 saja, senang berkenalan dengan anda.. <>>> smoga kita sll berada dlm damai sejahtera… shalom

Bhuku: Kutipan itu adalah kutipan dari Russel. Dengan demikian anda sepaham dengan pandangan Russel yang anda kutip – terlepas dari apakah anda setuju semua pandangan Russel. Nah, pandangan Russel itu sudah dibantah oleh Clark. Karena itu kalau anda menggunakan pandangan Russel sebagai dasar untuk menilai sesuatu, anda harus membantah bantahan Clark yang telah mematahkan pandangan Russel yang anda akan pake di atas. Kalau anda tidak melakukan itu, maka yaa.. you can discuss it with somebody who agrees with Russel (and you) dan yang tidak peduli membantah bantahan dari Clark.

Saya setuju, sebaiknya diskusi ini berhenti di sini. We ain’t go nowhere. Anda tampaknya gagal paham bahwa yang anda angkat adalah pandangan Russel dan pandangan Russel itu sudah dibantah oleh Clark. Waalaikum Salam.🙂

Umar Al Faruq: Nah makanya itu… anda menghabisi Russel di TS ini, tetapi tidah sepenuhnya pandangan Russel terpatahkan..karena dari copasan komen saiia di atas anda sudah ngeblank dan panic.

Bhuku: You miss the point. Pandangan Russell sudah dipatahkan sepenuhnya oleh Clark. Kalau anda cukup pintar, pernyataan Clark bahwa pandangan Russell berimplikasi bahwa Russell apalagi orang lain tidak bisa memahami pandangan Russell sudah cukup membuat anda diam. You have shown nothing to counter Clark. Anda mengasumsikan bahwa Russell benar, walaupun Clark sudah menunjukkan bahwa semua pandangan Russell yang diangkatnya di sini sudah dibantah.

Pos ini dipublikasikan di Filosofi, Logika, Polemik. Tandai permalink.

Mau Komentar? Silahkan! Tetapi perhatikan cara diskusi yang baik! Perhatikan juga bahwa semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip tulisan di sini! Terima kasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s